Cikarang

Jualan Miras Oplosan, Boy Gagal Pulang Kampung

Radarbekasi.id – Syukran Boy (26), seorang penjual minuman keras (miras) oplosan di Kampung Kali Abang Tengah RT07/06, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi gagal pulang ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat. Ia ditangkap pihak kepolisian dalam operasi miras oplosan, Sabtu (2/6) malam.

Kapolsek Tarumajaya, AKP Agus Rohmat mengatakan, penggrebekan ke toko jamu yang di jaga Boy  berawal dari aduan masyarakat Tarumajaya. Pasalnya, remaja dan anak muda yang ada di wilayah tersebut kerap mengkonsumsi miras.

Pengaduan itu kemudian dikembangkan. Pihak kepolisian mencari tahu dan mendapatkan informasi kalau miras yang ditenggak remaja dan pemuda di Tarumajaya dibeli dari  Boy.

Pihak kepolisan langsung meluncur ke lokasi dan melakukan penggerebakan. Hasilnya, diamankan 170 bungkus miras oplosan jenis gingseng siap edar. Kemudian, setengah ember ukuran besar yang berisikan miras oplosan jenis gingseng serta botol coca cola untuk campuran miras.

“Pelaku menjual perbungkus dengan harga Rp15 ribu. Pembeli rata-rata pemuda, dan sebagaian pelajar,” kata Agus, Minggu (3/6).

Kepada polisi, tersangka Boy mengaku nekat berjualan miras oplosan lantaran ingin mencari ongkos untuk pulang ke kampung halamannya.

Dia hanya sebagai penjaga toko yang dimiliki saudaranya. Sehingga, dirinya tidak tahu siapa yang meracik miras oplosan itu. “Untuk mengetahui minuman ini berbahaya atau tidak, akan kita cek di Lab,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil operasi itu akan dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota karena lokasi toko berada di Bekasi Utara. “Berkas nanti kita serahkan ke Polsek Bekasi utara, karena TKPnya di wilayah Bekasi Kota,” jelasnya. (pra)

Related Articles

Back to top button