Cikarang

Bea Cukai Bekasi Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Radarbekasi.id – Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai  Tipe Madya Pabean A Bekasi (KPPBC TMP A Bekasi) melakukan pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM) di Halaman KPPBC TMP A Bekasi, Jalan Sumatera Blok D-5 Kawasan Industri MM 2100, Rabu (6/6).

Kepala Kantor wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai Jawa Barat, Saipulah Nasution mengatakan, sudah ada enam kantor yang mencanangkan zona integritas. Diantarnya KPPBC Purwakarta dan Bogor.

“Di tahun ini ada dua kantor yang akan dicanangkan sebagai kantor predikat WBK, yaitu WBBM Bandung dan Bea Cukai Bekasi,” katanya kepada Radar Bekasi.

Ia menjelaskan, salah satu program strategis Direktorat Jenderal Bea Cukai yaitu pemetaan titik rawan untuk melakukan pencegahan kegiatan korupsi. “Untuk itu dalem penjabarannya mentri keuangan Bu Sri Mulyani menghendaki seluruh stakeholder yang ada di bawah kementrian keuangan, untuk menjadi wilayah bebas korupsi dan wilayah birokasi bersih dan melayani,” tuturnya.

Dengan pencanangan tersebut, ia berharap standar pelayanan yang diberikan Kantor Bea Cukai Bekasi bisa terukur dan trasparan. Sehingga tidak ada kegiatan-kegiatan yang tidak bisa di pertanggung jawabkan.

“Maksudnya, pelayannya efektif, efisien, bersih, bebas dari KKN, serta komitmen dari seluruh pejabat maupun  pelaksananya, untuk melayanin masyarakat secara benar dan secara baik,” harapnya.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Bekasi  Hatta Wardana menurutkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait dengan zona integeritas. Pihaknya juga memiiliki saluran pengaduan guna melibatkan masyarakat untuk ikut mengawasi kinerja KPPBC TMP A.

“Niat kita yang mulai untuk membangun suatu pemerintahan yang bersih, tentu ini harus ada dukungan dari masyakarakat, media dan yang lainnya,” tuturnya.

Kata dia, masyarakat dapat melapor apabila ada tindakan yang menyalahi prosedur seperti penyeludupan, pabrik illegal yang meresahkan, dan sebagainya.

“Karena baru canangan, jadi kita akan melakukan tahapan-tahapan seperti menajemen perubahan, tatalaksananya, SDM, kemudian sistemnya, pengawasan. Yang jelas kita ingin meningkatkan profesionalisme dari  pegawai dan yang lainnya,” ujarnya. (pra)

Related Articles

Back to top button