Cikarang

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

Radarbekasi.id – Polres Metro Bekasi memusnahkan 8000 botol minuman keras (miras) berbagai merk dan 500 bungkus miras oplosan di Mapolrestro Bekasi, Rabu (6/6).

Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara mengatakan, ribuan botol miras itu didapat saat razia yang digelar kepolisian selama bulan Ramadan. Dari hasil razia, pihaknya masih menemukan pedagang yang nekat menjual miras.

“Kami sisir seluruh lokasi yang diduga kuat menjual miras. Dari hasilnya 8.000 botol miras dan oplosan itu kami amankan,” katanya.

Ia mengatakan, peredaran miras di Kabupaten Bekasi hampir merata diseluruh wilayah. Namun begitu, tercatat ada empat kecamatan dengan tingkat peredaran terbesar sekaligus menjadi wilayah padat penduduk.

“Terbanyak kami temukan di wilayah Tambun Selatan, Cikarang Barat, Cikarang Selatan dan Setu. Ribuan miras ini ditemukan di warung-warung pinggiran (warung jamu),” ujarnya.

Menurut Candra, razia yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu juga untuk mencegah adanya korban tewas akibat miras. Pasalnya, miras oplosan sempat menewaskan sejumlah orang karena kadar alcohol yang terlampau tinggi.

“Walaupun tidak ada korban tewas di Kabupaten Bekasi. Namun begitu pencegahan terus kami lakukan, jangan sampai menunggu ada yang tewas,” ucapnya.

Candra menegaskan, untuk memberantas peredaran miras harus menutup usahanya secara permanen. Miras dinilai berbahaya karena mayoritas seseorang melakukan kejahatan setelah sebelumnya menenggak miras.

“Dengan kami temukan lagi ribuan miras ini berarti menandakan miras tidak akan pernah habis. Namun, kami berkomitmen untuk terus melakukan penindakan sampai habis, sampai para penjual tutup,” kata dia.

Selain mengamankan ribuan miras, polisi pun menangkap empat orang penjual miras. “Keempat penjual ini kami jerat dengan Undang-undang Kesehatan, Undang-undang Pangan dan Undang-undang Pelayanan Konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun,” ucap dia.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Sutia mengakui masih banyaknya pengusaha yang membandel dengan tetap menjual miras tanpa izin. Harusnya ada kesadaran para pengusaha untuk menaati aturan.

“Untuk ukuran tertentu, penjualan miras ada aturannya. Harusnya mereka menyadari bahayanya penjualan miras. Maka dari itu, memang sangat apresiasi tindakan tegas yang dilakukan kepolisian,” ucap dia.

Untuk diketahui, ribuan miras yang dimusnahkan itu terdiri dari 1.900 botol mansion house, 2.500 botol anggur merah, 3.500 anggur intisari, 50 botol anggur putih, 50 botol anggur kolesom serta 500 bungkus miras oplosan. (pra)

Related Articles

Back to top button