Life Style

Bazar Daging Murah Diserbu Pembeli

Radarbekasi.id – Bazar daging murah di Toko Daging Nusantara, Jalan Raya Kranggan, Nomor 45, Kota Bekasi, diserbu pembeli, Selasa (12/6). Tak hanya dari Bekasi, pembeli juga berasal dari Jakarta.

Pantauan Radar Bekasi di lokasi, pukul 10.00 WIB, puluhan masyarakat rela antre untuk bisa membeli daging yang dijual lebih murah oleh PT Suri Nusantara Jaya dari harga pasaran tersebut. Harga daging beku yang dijual mulai dari Rp75 ribu sampai Rp80 ribu per kilo gram.

Salah satu pembeli, Hadi (38), mengaku tertarik membeli daging karena harganya yang lebih murah. Pria yang datang bersama anak perempuannya ini membeli daging beku sebanyak 4 kilo gram.

“Disini harganya per kg cuma Rp75 ribu, kalau dipasar bisa sampai Rp120 per kg. Bedanya harganya kan jauh, lebih murah disini,” ujar warga Kranggan tersebut.

Dikatakannya, daging beku yang dibelinya itu nantinya akan diolah semur untuk sajian santap makan keluarga saat perayaan hari Raya Idul Fitri. “Nanti mau dioleh semur sama istri dirumah buat makan Lebaran,” kata pria yang mengaku sudah menjadi pelanggan di Toko Daging Nusantara sejak tiga tahun silam tersebut.

Hal senada diungkapkan, Tina (36). Ibu dua orang anak ini mengaku rela jauh-jauh dari Slipi Jakarta membeli daging karena harganya yang cukup terjangkau.

“Saya beli lidah sapi,” ungkap Tina.

Lidah sapi yang dibelinya itu akan di olah menjadi bistik untuk santap makan di hari Raya Idul Fitri. Tina mengaku, mengetahui adanya daging murah dari keluarganya yang rumahnya tidak jauh dari Toko Daging Nusantara.

“Tahunya ada daging murah dari keluarga. Baru pertama kali saya beli disini,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Suri Nusantara Jaya, Dimas Wibowo, mengatakan lonjakan pembeli daging sudah terjadi sejak Senin (11/6). Bahkan, pihaknya sampai membatasi pembeli masuk ke toko agar tidak desak-desakan.

“Dari kemarin sudah luar biasa. Kita juga batasi juga masuknya, karena kalau krodit konsumen tidak nyaman,” ujar Dimas.

Menurutnya, lonjakan pembeli daging saat ini mencapai 300 sampai 400 persen dibandingkan hari biasa. Saat momen ini, pihaknya mampu menjual daging hingga 5 sampai 9 ton per hari.

“Kami saat ini punya 11 toko, kondisinya sama ramainya seperti ini. Dalam perhari itu bisa terjual 5 sampai 9 ton, tergantung luas tokonya,” katanya.

Dengan hadirnya bazar daging tersebut, pihaknya ingin memberikan solusi terbaik untuk pemerintah agar masyarakat mendapatkan bahan baku pangan daging dengan harga yang terjangkau, tetap halal dan bergizi.

“Kami juga berharap semua perusahaan daging di Indonesia dapat melakukan hal yang sama. Agar masyarakat kita dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan mengkonsumsi makanan sehat, halal, dan terjangkau,” pungkasnya. (oke)

Lebihkan

Artikel terkait

Close