BERITA UTAMA

Oknum BPBD Minta THR Catut Kasatpol PP

Radarbekasi.id – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi, FS dipolisikan lantaran meminta Tunjangan Hari Raya (THR) ke perusahaan dengan mencatut nama Satpol PP Kota Bekasi.

Pria yang bekerja sebagai staf bidang Penjagaan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi itu nekat membuat surat atas nama Satpol PP Kota Bekasi untuk memuluskan niat busuknya meminta THR. Tapi, ia salah menulis nama kepala Satpol PP Kota Bekasi menjadi Dedi Kusnadi. Padahal, yang menjabat sebagai Kasatpol PP Cecep Suherlan.

Cecep, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melaporkan hal itu ke Polsek Bekasi Timur. “Sekarang sudah di Polsek Bekasi Timur, saya belum dapat perkembangannya,” kata dia kepada Radar Bekasi, Senin (11/6).

Ia menjelaskan oknum ASN itu sudah berulang melakukan aksi serupa bahkan sejak Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana masih menjabat sebagai kepala Satpol PP.

“Si Feri kan bukan sekali dua kali, tahun lalu juga begitu juga. Membuat surat, memalsukan juga, waktu itu masih kita tolerir dengan catatan tidak mengulangi lagi. Sekarang mengulangi lagi. Anggota kami geram juga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya merasa dirugikan atas tindakan Feri. Pelaporan tersebut untuk memberikan efek jera agar yang bersangkutan tidak kembali bertindak demikian.

Ia berharap agar yang bersangkutan dikenakan hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku.  “Karena dia sudah setiap tahun,” tandasnya.

Terpisah, Kepala BPBD Kota Bekasi, Haryono mengaku sangat kecewa dengan kelakuan staf yang bekerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ia pimpin.

“Saya maunya dia keluar dari BPBD dan diberikan sanksi karena dia melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Dia menjelaskan, yang bersangkutan sebenarnya sedang menjalani sanksi karena ada kesalahan yang dilakukan. Setelah mendapat sanksi, satu bulan lebih Feri tidak bekerja.

Terpisah, Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi, Dwi Andyarini mengatakan, dirinya baru mengetahui kabar tersebut. Ia mengaku akan mengkonfirmasinya terlebih dahulu.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur AKP Yusron belum membenarkan atau membantah informasi tersebut. (neo)

Lebihkan

Artikel terkait

Lihat Juga

Close
Close
%d bloggers like this: