Berita Utama

Warga Bekasi Diminta Segera Kembali

Radarbekasi.id – Warga Bekasi yang melaksanakan mudik lebaran diminta untuk segera kembali. Hal itu menyusul adanya agenda penting pemilhan kepala daerah Wali Kota Bekasi dan Gubernur Jawa Barat pada 27 Juni 2018 mendatang.

Tak hanya itu, bagi warga yang memiliki putra-putri hendak mendaftar Sekolah Menengah Pertama (SMP), tahapan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Daring tingkat SMP juga akan dihelat diwaktu berdekatan yaitu  Senin 25 Juni 2018.

Mengingat pentingnya dua agenda tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah menghimbau agar masyarakat Kota Bekasi segera kembali, dan tidak memperpanjang masa liburan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Kepada warga Kota Bekasi yang mudik agar ingat tanggal 27 Juni nanti kita akan mengadakan pilkada, jadi jangan kelamaan di kampung. Sebab hampir setengah warga kita ini pendatang, saya harap semua bisa menyalurkan hak politiknya nanti,” terang Ruddy, Senin (18/6).

Salah satu Komisioner KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni mengungkapkan hal senada. Pihaknya berharap betul masyarakat pendatang yang ada di Kota Bekasi segera kembali setelah lebaran.

“Kita menargetkan partisipasi pemilih pada pilkada kali ini 75 persen, untuk itu, kehadiran masyarakat pendatang sangat penting bagi demokrasi. Tanggal 20 Juni juga kita sudah jadwalkan debat calon Wali Kota – Wakil Wali Kota, dan ada nobar di tiap-tiap Kecamatan,” ungkap Nurul.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi juga mengharapkan hal yang sama, namun dalam konteks yang sedikit berbeda. Ali meminta, orang tua yang anaknya akan melanjutkan sekolah ke jenjang SMP Negeri agar datang lebih cepat.

Seperti diketahui, dari serangkaian jadwal tahapan PPDB Daring 2018 yang telah ditetapkan Disdik Kota Bekasi, orang tua siswa diberikan waktu mulai tanggal 25, 26 dan 28 Juni 2018 untuk memverifikasi data putra-putrinya, terlebih bagi mereka yang akan mendaftar lewat jalur afirmasi dan jalur zonasi.

“Kami menghimbau betul kepada Wali Murid agar memanfaatkan spare waktu yang kita sediakan untuk mengecek kembali identitasnya di masing-masing Kecamatan sesuai jadwal yang sudah kita tetapkan. Karena bisa jadi Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka masih yang lama,” harapnya. (pay)

Lebihkan

Artikel terkait

Close