Berita Utama

Apindo: Tidak Ada Rekrutmen Karyawan Besar-besaran

Kabupaten Bekasi menjadi salah satu tujuan para pendatang untuk mencari kerja pasca Lebaran. Sebab, wilayah ini terdapat sejumlah kawasan industri dengan ribuan perusahaan nasional maupun multinasional.

Namun demikian, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi, menyebut bahwa tidak ada rekrutmen karyawan baru oleh perusahaan secara besar-besaran. Pencarian karyawan baru hanya disesuaikan pada kebutuhan setiap perusahaan.

Perusahaan yang melakukan rekrutmen biasanya di industri elektronik dan otomotif.  “Rekrutmen karyawan baru tidak secara besar-besaran. Rekrutmen sama seperti momen biasa, tidak melihat ini momen setelah Lebaran,” ujar Wakil Ketua Apindo Kabupaten Bekasi, Darwoto, kepada Radar Bekasi, Rabu (20/6).

Darwoto tidak memungkiri, bahwa Kabupaten Bekasi menjadi daerah tujuan para pendatang untuk mencari kerja karena tergiur dengan Upah Mininum Kota/Kabupaten (UMK) yang cukup tinggi. UMK Kabupaten Bekasi diketahui sebesar Rp 3.837.939.

Menurutnya, hal itu wajar karena setiap orang mengingkan hidup yang lebih baik.Namun kata dia, pendatang jangan hanya datang dengan bermodalkan ijazah, tetapi harus memiliki keterampilan.

“Kemampuan itu paling diutamakan. Jadi calon karyawan memang harus benar-benar memenuhi kualifikasi yang sudah ditetap perusahaan,” jelasnya.

Proses rekrutmen karyawan baru yang dilakukan oleh perusahaan pada tahun ini tidak sebanyak tahun sebelumnya. Alasannya. tren sejumlah perusahaan saat ini sudah mulai memanfaatkan teknologi robot untuk proses produksi sebagai pengganti tenaga manusia.

Dari jumlah anggota Apindo Kabupetan Bekasi sebanyak 500 perusahaan, 50 persen diantaranya telah memanfaatkan teknologi robot untuk proses produksi. “Trennya memang sekarang ke arah teknologi. Kalau tidak begitu kita ketinggalan,” imbuh Darwoto.

Pemanfaatan teknologi robot diklaim mampu meningkatkan produktivitas, dan kualitas produk, serta keselamatan pekerja. Selain itu, juga dapat meminimalisasi pengeluaran perusahaan.

“Perbandingannya itu 1 dibanding 5. Artinya 1 robot sama dengan 5 orang pekerja,” tukasnya. (oke)

Related Articles

Back to top button