Berita Utama

BPR DKS Jemput Bola Hadapi Persaingan

Radarbekasi.id – BPR Dana Karunia Sejahtera (DKS) akan terus menerapkan strategi jemput bola dalam memberikan layanan perbankan kepada nasabahnya. Strategi ini dilakukan demi kemajuan dan pertumbuhan bisnis kedepan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Direktur Utama BPR DKS, Dhirun, mengatakan sejak BPR DKS berdiri pada 21 Juni 2011 sudah menerapkan strategi jemput bola. Strategi ini sangat efektif, sehingga membuat lembaganya keuangan bank ini dapat bertahan selama tujuh tahun ditengahnya ketatnya persaingan bisnis.

“Strategi jemput bola sudah kami lakukan sejak awal. Itu (jemput bola) memang yang paling kita andalkan,” ujar Dhirun.

Hal itu dikatakannya saat ditemui dalam acara perayaan HUT ke-7 BPR DKS di @HOM Hotel Tambun bertajuk “Momentum Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Yang Lebih Baik Untuk Masyarakat”, Senin (25/6). Dalam acara itu dihadiri oleh jajaran pemegang saham, komisaris, direksi, karyawan, serta nasabah.

Menurutnya, tantangan terberat BPR DKS ialah financial technology dan kredit usaha rakyat (KUR) bank umum yang memberikan bunga sangat rendah. Ia menegaskan, kedua tantangan ini dapat dihadapi dengan strategi jemput bola tersebut.

“Kita mau ngandalin gedung enggak bisa, dari sisi teknologi informasi (TI), juga masih kalah dengan bank umum. Karena itu, kami harus mengutamakan pelayanan nasabah seperti jemput bola,” tegasnya.

Dhirun menyampaikan, pertumbuhan bisnis BPR DKS cukup baik. Total aset saat ini sebesar Rp58,41 miliar, dengan aset produktif Rp41 miliar. Sampai dengan akhir 2018, aset produktif diharapkan meningkat menjadi Rp50 miliar, sehingga total aset juga meningkat menjadi Rp70 miliar.

“Peningkatan aset ini dengan catatan dapat dana dari bank umum,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemegang Saham BPR DKS, Samuel Lengkong, menyampaikan banyak tantangan bisnis yang dihadapi dengan kompetitor yang jauh lebih baik. Tantangan itu bisa dilalui bersama pemegang saham, pengurus, karyawan, mitra, dan nasabah.

“Kami harap kita dapat bersama-sama melalui tantangan yang lebih sulit ini,” kata Samuel dalam sambutannya.

Sedangkan Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Komisariat Bekasi Timur, Edy Pratiknyo, berharap BPR DKS dapat lebih maju dan berkembang sehingga bisa lebih mensejahterakan para karyawannya. (oke)

Related Articles

Back to top button