Cikarang

Sembilan Pasien di RS Tidak Bisa Memilih

Radarbekasi.id – Sebanyak sembilan orang pasien di Rumah Sakit Karya Medika Cibitung terpaksa tidak bisa menggunakan hak suaranya di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Pasalnya, pasien yang mau memilih tidak memenuhi persyaratan.

Ketua PPK Kecamatan Cibitung, Rahman mengatakan, pasien yang ada di rumah sakit tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena tidak mengurus formulir A5 untuk pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurut Rahman, sosialisasi terkait dengan hal itu sudah  dilakukan di rumah sakit, dengan memasang surat edaran, persyaratan melakukan pemilihan di rumah sakit.

“Kami sudah melampirkan contoh form A5, tapi karena masih sakit mungkin jadi tidak sempat mengurusnya. Dengan sangat terpaksa sembilan orang pasien tidak bisa memilih,” kata dia, Rabu (27/6).

Panwaslu Kecamatan Cibitung, Ali Rido mengatakan, pihaknya telah mengikuti petunjuk pelaksanaan dan Peraturan KPU yang mengatur bahwa yang berhak memilih harus memenuhi syarat.

“Seharusnya pasien sudah mengerti, tetapi karena memang terhambat dengan penyakit yang diderita, jadi kita tidak bisa salahkan,” ucapnya saat di rumah sakit Karya Medika Cibitung, Rabu (27/6).

Untuk kedepannya, kata dia, pihaknya akan menggalakan kembali sosialisai tentang pindah memilih, karena masih banyak masyarakat yang belum mengerti. “Ini pembelajaran untuk kami selaku panitia, mungkin kedepannya sosialisasi  tentang pindah pemilih ini harus di galakan lagi, jangan sampai kejadian ini terulang,” tutupnya. (pra)

Related Articles

Back to top button