Cikarang

Dugaan Penggantian Kepala Puskesmas Sepihak Ditelusuri

Radarbekasi.id – Beredar informasi bahwa Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny telah mengganti sejumlah kepala puskesmas menjadi staf biasa.

 

Atas hal itu, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) akan melakukan penelusuran untuk mengklarifikasi informasi tersebut.

 

Kepala Bidang Pengembangan Karir Aparatur Sipil Negara pada BKPPD, Iis Wahyudianto mengatakan, terkait masalah jabatan sebagai Kepala Puskesmas mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Iis menjelaskan,  dengan adanya aturan tersebut maka jabatan kepala puskesmas yang semula diisi pejabat struktural diisi oleh pejabat fungsional atau pegawai yang juga berprofesi sebagai dokter.

 

Namun demikian,  untuk merubah atau menempatkan pejabat yang sebelumnya mengisi, perlu dilakukan uji kompetensi sebagai pejabat atau kepala puskesmas.

 

“Jadi seluruh pejabat yang lama terlebih dahulu dilakukan tes kompetensi untuk mengisi jabatan fungsional,”ujar Iis.

 

Kata dia, apabila memang tidak lulus dalam uji kompetensi, pejabat sebelumnya akan mengisi jabatan fungsional lainnya.

 

“Seluruhnya harus uji kompetensi, dan bagi pejabat eselon IVa yang tidak lulus akan menjadi fungsional biasa dan untuk tambahan penghasilan pegawai (tpp) disesuaikan dengan jabatan yang baru,”ujarnya.

 

“Jadi bukan diturunkan melainkan peralihan jabatan saja, dan memang untuk penghasilannya berkurang. Dan ini merupakan dari kebijakan PP nomor 17,” tambahnya.

 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sri Eni sekaan tidak mengetahui apa kebijakan yang telah dikeluarkannya. “Maaf ya saya kurang paham. Terima kasih sebelumnya,” katanya melalui WhatsApp Masanger dan tidak menjawab saat ditanya lebih jauh. (and)

Related Articles

Back to top button