Cikarang

Barang Bukti OTT Belum Lengkap

Radarbekasi.id – Barang bukti pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) belum lengkap.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengatakan belum ada tersangka terkait adanya dugaan perbuatan melawan hukum di kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemkab Bekasi.

Ia menjelaskan, operasi di kantor tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa ada tindakan melawan hukum di lokasi tersebut.

Saat pihaknya mendatangi lokasi ternyata barang bukti yang diperoleh tidak kuat untuk menetapkan tersangka kepada orang yang terjaring dalam operasi tersebut.

“Dan belum lama ini memang ada tim melakukan kegiatan di kantor tersebut, namun lantaran buktinya belum kuat sehingga belum ada yang diamankan,” kata Rizal di Mapolres Metro Bekasi, Selasa (3/7).

Meski belum menemukan bukti, kata Rizal pihaknya tetap melakukan penyeledikan serta fokus untuk menindaklanjuti kasus OTT.

Ia menambahkan, ada sepuluh kasus yang ditangani pihaknya selama Tim Saber Pungli dibentuk.

Dari sepuluh kasus, tiga diantaranya sudah masuk tahap penyidikan yaitu, OTT di SMAN 1 Muaragembong, Kecamatan Cikarang Barat dan Dinas Tenaga Kerja.

“Tiga kasus yang sudah masuk penyidikan persyaratannya sudah kita penuhi. Tapi memang dari kejaksaan (dinyatakan) belum lengkap, jadi belum bisa diproses kepersidangan.  Tapi berkas tersebut kembali akan kita lengkapi,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Saber Pungli kembali dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada pegawai Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemerintah Kabupaten Bekasi, belum lama ini. Hal itu dibenarkan Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito.

Ia mengakui apabila pihaknya telah mengamankan pegawai atas dugaan tindakan pungutan liar (pungli). “Lagi kita selidiki dulu ya untuk sementara,” katanya saat dihubungi, Senin (2/7). (and)

Related Articles

Back to top button