Berita Utama

Asyik Juara Rindu Nomor Dua

Pleno Rekapitulasi Suara KPU Kota Bekasi

Radarbekasi.id – Rapat pleno penghitungan suara Pilgub Jabar dan Pilwalkot Bekasi yang dilakukan KPU Kota Bekasi di Hotel Horison tadi malam tampak sepi. Sejumlah pendukung paslon dan tim sukses paslon yang biasanya meramaikan kegiatan tahapan Pilkada, sudah tak terlihat lagi semalam.

Disinyalir, sepinya rapat pleno ini lantaran para masing-masing pendukung sudah mengetahui siapa pemenang di Pilkada Serentak kali ini. Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei beberapa waktu lalu, kian membuat warga enggan hadir rapat pleno kali ini.

’’Malas lah ke sana, siapa pemenangnya sudah ketahuan. Nggak seru pilkada sekarang. Penantangnya gak full melawan pesaingnya,’’ ujar Tono salah satu warga di Bekasi Timur.

Kegiatan rapat pleno ini juga mundur beberapa jam dari jadwal yang ditentukan semula. Awalnya, acara akan dimulai pukul 19.00. Tapi molor hingga dua jam dan baru dimulai pukul 21.00.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, membuka rapat pleno rekapitulasi suara Pilkada Serentak 2018. Ikut hadir di acara itu selain para komisioner KPU Kota Bekasi, tampak Bawaslu Provinsi Jawa Barat yang baru dilantik, Zacky Hilmi. Zacky bahkan memberikan kata sambutannya mewakili Bawaslu Jabar.

Setelah rapat pleno resmi dibuka, satu per satu perolehan suara paslon di tingkat kecamatan dibacakan. Satu persatu para ketua panitia pemilihan kecamatan (PPK) membuka kotak suara yang sudah disegel dan membacakan hasil pleno rekapitulasi tingkat PPK sejak 28 Juni.

Hingga pukul 23.00 perolehan suara yang dibacakan baru rekapitulasi suara Pilgub Jabar tingkat Kota Bekasi. Hasilnya: Paslon nomor urut satu, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) memperoleh 353.556 suara, nomor urut dua Tb Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) memperoleh 103.757  suara, nomor urut tiga paslon Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) memperoleh 376.447  suara dan nomor urut empat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) hanya mendapat 195.937 suara.

Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM menyatakan, bila tidak ada gugatan ke MK oleh paslon yang kalah, maka penetapan pemenang dapat langsung diumumkan pada 10 Juli mendatang. ’’Kita tunggu tiga hari setelah pleno ini. Kalau tidak ada yang menggugat langsung diumumkan pemenangnya. Kalau ada gugatan yang teregistrasi di MK, kita tunggu hasil MK dulu,’’ pungkas Nurul. (cr38/zar)

Close