Metropolis

Warga Diminta Lebih Teliti

Radarbekasi.id – Masyarakat  Kota Bekasi diminta lebih cermat memilih produk makanan dan minuman, pasalnya susu kental manis (sekarang: krimer kental manis) tidak dapat digolongkan sebagai penambah atau pelengkap gizi.

Terkait produk ini, UPTD Pengawasan Obat dan Makanan, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Ansori mengatakan, sesuai klarifikasi BPOM mengenai hal tersebut pada tanggal 5 Juli 2018, karakteristik jenis SKM adalah kadar lemak susu tidak kurang dari 8 persen dan kadar protein tidak kurang dari 6,5 persen (untuk plain).

“Jadi susu kental dan analog lainnya memiliki kadar lemak susu dan protein yang berbeda, namun seluruh produk susu kental dan analognya tidak dapat menggantikan produk susu dari jenis lain sebagai penambah atau pelengkap gizi,” ucapnya.

“Jadi intinya susu kental manis itu memang cocoknya digunakan untuk topping dan pencampur pada makanan atau minuman roti, kopi, teh, coklat, bukan buat penambah atau pelengkap gizi,” sambungnya.

Atas isu yang beredar ini, Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengimbau agar masyarakat bisa lebih bijak menggunakan dan mengonsumsi susu kental dan analognya sesuai peruntukannya dengan memperhatikan asupan gizi khususnya gula, garam, lemak seimbang.

“Kami menghimbau agara masyarakat juga lebih cerdas memilih produk untuk pemenuhan kebutuhan asupan gizi,” tutupnya. (dyt/pojokbekasi)

Lebihkan

Artikel terkait

Close