Berita Utama

40 Vendor Siap Ramaikan Bekasi Wedding Expo

Radarbekasi.id – Aristy Wedding siap menghelat Bekasi Wedding Expo ke-4 pada 20 sampai 22 Juli 2018 di Function Hall Grand Metropolitan Bekasi. Sebanyak 40 vendor pernikahan terbaik siap meramaikan pameran pesta pernikahan yang menghadirkan bintang tamu Ratna Risty dan Christine Panjaitan tersebut.

Direktur Utama Aristy Wedding, Ari Widyaningsih Prasetyawati, mengatakan pernikahan merupakan sesuatu yang sakral dan harus dirayakan. Untuk menggelar pesta pernikahan, tidak dapat dipungkiri membutuhkan waktu, pikiran, dan biaya.

Dalam mempersiapkan pesta pernikahan, pada umumnya satu tahun atau minimal tiga bulan sebelum pelaksanaan. Oleh karena itu, penyedia jasa pesta pernikahan bagi calon pengantin bisa menjadi pilihan untuk membantu segala persiapan pesta pernikahan.

Wedding Organizer bisa membantu kebutuhan calon pengantin untuk mempersiapkan pesta pernikahan, baik dalam pemilihan gedung, griya pengantin, dekorasi, makanan, sampai entertainment,” terang Ari, Selasa (10/7).

Menurut Ari, pameran pesta pernikahan yang dihelat selama tiga hari itu untuk menjembatani para vendor pesta pernikahan dengan calon pengantin. Para vendor itu diantaranya catering, griya pengantin, dekorasi pengantin, gedung pernikahan, dan hotel.

Lanjut dia, puluhan vendor pernikahan terbaik itu tidak hanya berasal dari Bekasi, tetapi banyak juga dari Jakarta. “Para vendor ini banyak menyediakan paket pesta pernikahan  dan promo menarik,” imbuhnya

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pelaksana Aristy Wedding, Muhammad Salman, mengatakan selama pelaksanaan berlangsung, pihaknya menargetkan sebanyak 5 ribu pengunjung dapat menghadiri acara tersebut. Target tersebut naik dari jumlah pengunjung yang hadir dalam pelaksanaan tahun sebelumnya sebanyak 3000 pengunjung.

Salman menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Bekasi, jumlah terakhir penduduk Kota Bekasi pada 2016 tercatat sebanyak 2.803.283 jiwa. Jumlah ini meningkat sekitar 70.043 jiwa dari tahun sebelumnya.

Dengan jumlah ini estimasi pernikahan yang terjadi hingga ada pertumbuhan penduduk tersebut adalah sebanyak 35.000 pasangan. Namun, di tahun yang sama 12 KUA di Kota Bekasi hanya mencatat pernikahan yang terjadi di wilayah setempat adalah sebanyak 16.504 kali sepanjang tahun.

“Artinya, jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan estimasi jumlah pasangan menikah di tahun yang sama. Karena itu untuk mendongkrak minat warga Kota Bekasi menikah di wilayahnya sendiri, kami menggelar pesta pernikahan ini,” tukasnya.

Sedangkan, Direktur Hesthiono Pradjoko mengatakan untuk menggunakan penyedia jasa pesta pernikahan, calon pengantin tidak harus menyiapkan modal yang besar. Biaya pesta pernikahan bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial.

“Calon pengantin bisa mengambil paket minim sebesar Rp90 juta untuk 300 tamu undangan. Itu sudah lengkap. Jika masih terlalu besar bisa disesuaikan budgetnya, seperti makanan atau tamu undangannya dikurangi,” kata Pradjoko. (oke)

Related Articles

Back to top button