Life Style

Beri Tiga Keuntungan Besar bagi UMKM

Pemberlakuan Tarif Pph Final 0,5 Persen

Radarbekasi.id – Penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final UMKM dari satu menjadi 0,5 persen mulai berlaku pada 1 Agustus 2018. Pemberlakukan tarif baru ini akan memberikan tiga keuntungan besar bagi UMKM.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II, Adjat Djatnika, menyampaikan kabar gembira bagi para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mulai 1 Juli 2018 tarif pajak UMKM diturunkan menjadi 0,5 persen.

“Insentif penurunan tarif pajak tersebut diberikan pemerintah untuk semakin menggerakan roda perekonomian UMKM yang harus bersaing dengan perekonomian global,” ujar Adjat, Rabu (11/7).

Sebelumnya UMKM menggunakan tarif pajak sebesar 1 persen yang diberlakukan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013. Penurunan tarif pajak UMKM dicantumkan dalam PP Nomor 23 Tahun 2018.

Lanjut dia, ada dua pokok perubahan dalam peraturan ini. Pertama, ada penurunan tarif PPh Final dari 1 persen  menjadi 0,5 persen atas omzet yang wajib dibayarkan setiap bulannya. Dan kedua, pengaturan jangka waktu pengenaan tarif PPh Final 0,5 persen  untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yaitu selama tujuh tahun, untuk Wajib Pajak Badan berbentuk Koperasi, Persekutuan Komanditer atau Firma selama empat tahun, dan untuk Wajib Pajak Badan berbentuk Perseroan Terbatas selama tiga tahun.

Menurutnya, pemberlakuan PP ini akan memberi tiga keuntungan besar bagi pelaku UMKM. Keuntungan Pertama adalah beban pajak yang ditanggung oleh pelaku UMKM menjadi lebih kecil, sehingga pelaku UMKM memiliki kemampuan ekonomi yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan melakukan investasi.

Keuntungan kedua adalah pelau UMKM semakin berperan dalam menggerakan roda ekonomi untuk memperkuat ekonomi formal dan memperluas kesempatan untuk memperoleh akses terhadap dukungan finansial.

Dan keuntungan ketiga adalah memberikan waktu bagi pelaku UMKM untuk mempersiapkan diri sebelum Wajib Pajak tersebut melaksanakan hak dan kewajiban pajak secara umum sesuai dengan ketentuan UU Pajak Penghasilan.

“Kami berharap ke depan akan semakin banyak pelaku UMKM yang sukses mengembangkan bisnisnya sekaligus bergairah untuk menjadi wajib pajak teladan dalam melaksanakan hak dan seluruh kewajiban pajaknya,” tukasnya. (oke)

Lebihkan

Artikel terkait

Close