Metropolis

Melintasi Jalan Raya Setiamekar

Jalan Rusak, Setiap Hari Macet

Radarbekasi.id – Kemacetan di jalan tersebut terjadi hampir setiap hari. Kemacetan yang terjadi hingga ratusan meter menjelang dan sesudah perlintasan kereta Indoporlen sudah terjadi sejak lama. Hal itu disebabkan lantaran rusaknya ruas jalan disekitar perlintasan kereta.

Faktor jalan yang kurang luas juga menjadi penyumbang kemacetan setiap saat. Karena banyaknya kendaraan bertonase besar yang melintas dijalan tersebut. Rachmadona, pengendara motor yang sedang antri menunggu kereta melintas mengaku, kemacetan diruas jalan itu terjadi seperti perlintasan kereta Tambun sebelum jadinya Underpass pada tahun lalu.

“Kan dulu di Tambun (Jalan Raya Mangunjaya-Hasannudin) sebelum jadi terowongan. Nah sekarang sama kaya gini nasip nya. Jalanan kecil, banyak yang lewat, parah nya jalanan nya rusak. Bener-bener kaya (perlintasan kereta) Tambun dulu,” ungkap Rachmadona, seorang karyawan swasta yang sedang melintas dijalur tersebut, Rabu (11/7).

Dari pantauan Radar Bekasi dilokasi, faktor utama yang membuat lalulintas selalu mengular dijalan itu adalah rusaknya badan jalan. Ditambah lagi, banyak kendaraan operasional bertonase besar milik perusahaan yang ada didalam Desa Setiamekar itu berlalu-lalang dengan bebas.

Senada, Topik, warga sekitar perlintasan Indoporlen mengaku, rusaknya nya jalan dari tahun ketahun, menjadi penyebab kemacetan dijalan itu. Dikatakan Topik, banyaknya kendaraan milik perusahaan didalam Desa Setiamekar, juga membuat jalan itu rusak, dan menimbulkan kemacetan.

“Sekaran gini, ini jalan masuknya kecil, jalan bisa dibilang antar desa. Tapi kenapa yang lewat truk-truk banyak banget? Jalan seperti ini, dilewatin truk terus-terusan juga ambles lah lama-lama, pecah coran (lapisan jalan),” geram Topik.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, tak bisa mamksimalkan keberadaan perusahaan yang ada dilingkungan Setiamekar.

Sejumlah pihak menyatakan bahwa Pemdes sendiri tidak bisa mengelola dana CSR dari masing-masing perusahaan yang ada didalam desa. Karena, dari tahun-ketahun, jalan Setiamekar yang melintasi perlintasan kereta Indoporlen tersebut semakin rusak. Kendaraan besar milik pengusaha menjadi salahsatu faktor penyebab rusaknya jala itu. (Cr37)

Lebihkan

Artikel terkait

Close