Pendidikan

Orang Tua Berburu Seragam Sekolah

Radarbekasi.id – Tahun ajaran baru kurang dari sepekan lagi. Para orang tua walimurid di Kota Bekasi  sibuk mempersiapkan perlengkapan baru untuk anaknya yang akan masuk ke sekolah. Tak pelak, toko aneka kebutuhan sekolah di Kota Bekasi , dipadati orang tua yang membeli seragam sekolah  anaknya. Salah satunya toko seragam pasar Jati asih.

Kondisi toko seragam sekolah di Pasar Jati Asih tersebut, nampak dipenuhi orang tua, terutama ibu rumah tangga yang nampak berburu seragam sekolah bagi anak anaknya. Selain seragam SD, mereka juga memburu seragam SMP dan SMA. Para orang tua terlihat asik memilih pakaian yang sesuai ukuran dengan mereka.  Banyak juga yang melakukan tawar menawar dalam bertransaksi.

Salah soerang tua wali murid, Siti  mengaku  membeli seragam merah putih dan atribut lainnya karena anaknya akan memasuki sekolah dasar (SD) pada tahun ini.  Siti mengaku, harus merogoh uang sebesar Rp150 ribu untuk membeli  kemeja,  celana,  topi,  dasi,  dan gesper.

Semetara itu, pedagang seragam sekolah Kautsar mengaku, mengalami t peningkatan omset pada minggu ini.  Hal itu di karenakan pada hari Senin (16/7) siswa sudah mulai aktif ke sekolah.

“Karena tahun ajaran baru mbak makanya membludak pembeli, omzet para pedagang meningkat dibandingkan hari biasa. Sehari bisa ratusan potong yang terjual. Ada juga yang sekali beli langsung 30 potong.  Yang paling laku sih disini seragam SD (sekolah dasar), ” ujarnya saat ditemui Radar Bekasi, kemarin.

Menurutnya,  pendapatnnya tahun in menurun dibandingkan  tahun lalu. Tahun lalu omzet penjualan bisa sampai 100 persen.  Di tahun ini hanya 80 persen omzet yang diterima.

Harga seragam sekolah pada tahun ini tidak mengalami penaikan , untuk satu stel seragam (baju dan celana) SD berkisar Rp.80 ribu hingga Rp 150 ribu. Seragam SMP berkisar Rp. 150 ribu hingga Rp. 190 ribu, sedangkan seragam SMA berkisar Rp.180 ribu hingga Rp. 240 ribu.

“Perbedaan omzet tahun lalu dengan tahun ini mungkin karena berdekatan dengan hari lebaran dan makin banyak yang berjualan seragam.  Pokoknya harga tergantung merk seragam.  Saat ini sih paling banyak diincer ya merek ‘Seragam’, ” ujarnya.

Kautsar menuturkan jika dibandingkan pada hari bias, a musim ajaran baru memang menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang seragam sekolah. Pasalnya jika musim ajaran baru omzet para pedagang meningkat dan diharapkan bisa meningkat hingga 100 persen. (Cr41)

Lebihkan

Artikel terkait

Close