Olahraga

Pelatcab Golf Terhenti

Imbas Lambannya Pemenuhan Kebutuhan Cabor

Radarbekasi.id – Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten Bekasi, mulai ketar ketir dengan tidak berjalannya sistem latihan atlet Pekan Olahraga Daerah (Porda). Pasalnya, sejauh ini belum ada bantuan penuh menghadapi masa- masa pemusatan latihan.

Tidak hanya itu, pengurus cabang (Pengcab) PGI Kabupaten Bekasi juga mempertanyakan perihal peralatan dan fasilitas pemusatan latihan cabang (Pelatcab) dan program pendukung berkenaan dengan pemaksimalan target medali emas.

“Golf belum ada progres lebih baik dari sebelumnya,” kata Ketua Harian PGI Kabupaten Bekasi Erwin Zulkarnaen pada Radar Bekasi, Kamis (12/7).

Ia menambahkan, persoalan tersebut tidak hanya dirasakan oleh cabornya. Beberapa cabor lain dijelaskannya kemungkinan merasakan hal serupa. Hanya saja, kata Erwin, dampak dari berhentinya latihan akan sangat besar bagi para atlet.

Sejatinya latihan atlet sudah intens bukan justru terhenti. “Kita diawal sudah maksimal. Karena menunggu dari KONI, kita berhenti dan belum ada progres lagi. Kami anak-anak  jadi susah berlatih dan sangat terbatas,” jelasnya

Sampai saat ini, pihaknya belum berani angkat bicara mengenai perkembangan atlet porda. “Terkait persiapan, saya belum bisa  sampaikan,” lanjutnya.

Sangat disayangkan memang, terhentinya program pelatcab berpotensi membuat performa atlet menurun. “Pengaruhnya memang besar, khususnya bagi para atlet.Sulit kondisi sekarang, jelas sangat mengganggu pada target medali emas kita,” tandasnya.

Menanggapi keluhan pengcab, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi mulai melakukan rapat internal.

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kabupaten Bekasi, Reza menjelaskan rapat interal Rabu (11/7) malam dilakukan. Ada beberapa poin penting yang mesti di jalankan. Diantaranya terkait pemusatan latihan (Pelatcab) dan strategi lain yang akan dijalankan oleh tim Satuan Pengawal Tradisi Juara (Patwal) bentukan KONI di Porda.

“Kemarin pas rapat sudah membahas beberapa hal penting terkait persiapan porda. Pembahasan, mencakup pelatcab dan strategi lain,” ujarnya pada Radar Bekasi, Kamis (12/7).

Lebih lanjut, kata dia, bahasan berkenaan dengan administrasi atlet juga dilakukan. Ia mengklaim tidak ada lagi kendala di tiap cabor.”Mengenai Administrasi, menjadi satu dari tiga poin lainnya. Pelatihan cabang dan ketiganya menganalisis kekuatan kita saat ini,” jelasnya.

Terkait itu semua, kata Reza, dalam waktu dekat teknis pelaksanaan akan mulai disosialisasikan dan di jalankan oleh tiap divisi.

Seperti yang sudah ditetapkan, tiga divisi  Satuan Pengawal Tradisi Juara atau disingkat Patwal sudah terbentuk. “Semua mulai bekerja kembali, minggu depan sudah berjalan termasuk tim monitoring,” katanya.

Dalam satuan pengawal tradisi juara, pertama ada pokja administrasi dan ke absahan, diketuai oleh Roy Kamarullah. Kedua pencapaian perestasi, oleh  Marno, ketiga monitoring oleh Sunawan. “Kita sepakat, mingggu depan sudah mulai,” tandasnya. (dan)

Lebihkan

Artikel terkait

Close