Metropolis

Harga Telur Bikin Pusing

Radarbekasi.id – Harga telur ayam di Pasar Baru Bekasi merangkak naik. Dari semula hanya Rp21 ribu, saat ini telah mencapai Rp28 ribu per kilogram.

Kenaikan harga disinyalir akibat tidak seimbangnya permintaan dan penawaran. Jumlah persediaan barang minim namun jumlah permintaan di pasar cukup tinggi.

Pedagang makanan di Jalan Ir. H. Juanda, Indah mengatakan, harga telur di warung sudah mencapai Rp30 ribu. Tapi, ia tidak menaikan harga makanan diwarungnya. Karena khawatir akan mendapat protes dari pelanggan.

“Ya mau gimana lagi, mau nggak mau harus tetap beli. Kan banyak juga yang suka pesan telur,” katanya kepada Radar Bekasi, Senin (16/7).

Terpisah, agen telur di Pasar Baru Bekasi, Asep (27) mengatakan, kenaikan harga tidak berdampak pada penjualan. Hanya saja, persediaan telur di warungnya mengalami kekurangan. “Ini naik dari setelah lebaran, waktu lebaran masih murah. Kalau penurunan memang ga ada, yang beli tetap normal,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya hanya diperkenankan membeli dua ton telur dari penyuplai di Blitar, Jawa Timur. Sebelumnya, agen tempat dia berjualan bisa mengambil 2,8 ton telur.

“Pengurangan jatah dari ngambil . Kita juga mau nggak mau naik tapi daripada nggak ada barang, ya harus kita beli. Kita berharap harga segera normal, karena langganan juga pada ngeluh. Kita pusing, yang beli juga pusing,” tutupnya. (neo)

Related Articles

Back to top button