Berita Utama

443 Hektare Masuk Kawasan Kumuh

Radarbekasi.id – Kota Bekasi mencatat masih ada 443 Hektare masuk kedalam kategori kawasan kumuh. Kawasan tersebut tersebar kedalam 112 titik di Kota Bekasi.

Informasi tersebut didapatkan dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi.  Kawasan kumuh berada di semua lingkungan kecamatan di Kota Bekasi.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Disperkimtan Kota Bekasi, Imas Asiah mengungkapkan, pihaknya saat ini sudah mempersiapkan program pengentasan permukiman kumuh yang sudah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Kawasan Permukiman Prioritas (RPKPP).

RKPP ini menurut penjelasannya sudah masuk pada wilayah pelaksanaan.Selain RPKPP, Disperkimtan juga sudah merancang program Kotaku untuk mengentaskan permasalahan kawasan kumuh yang ada di Kota Bekasi.

”Jadi pengentasan kawasan kumuh tuh rencana kita punya program. Ini udah detail banget. RPKPP rencana pembangunan kawasan permukiman, jadi punya luas 443 Hektare. Terus didalemnya ada rumah-rumah yang tidak layak huni, terus kita punya perencanaan RPKPP sampai dibikin DED-nya tinggal implementasi lah, tinggal lelang, tinggal dilaksanakan aja,”ungkapnya.

Selain RKPP,lanjut Imas,  program kotaku juga dirancang untuk menuntaskan kawasan kumuh. Tujuh indikator suatu daerah dikatakan kumuh yakni jalan lingkungan, drainase lingkungan, persampahan, sanitasi, air bersih, fasos dan fasum dan ruang terbuka hijau.

Beberapa program serupa sudah dirancang yakni RPKPP, KOTAKU dan P3BK yang bertujuan mengentaskan dan menata kawasan kumuh. Sejauh ini pihaknya mengklaim sudah melaksanakan seluruhnya sesuai dengan Undang-undang tentang perumahan dan kawasan permukiman.

Pada tahun ini anggaran program Kotaku  mengalami kenaikan yakni dari Rp1,7 miliar ditahun 2017 menjadi Rp5,3 miliar dan  ditahun 2018 ini, anggaran ini menurut pengakuan Imas, langsung dari pemerintah Provinsi. Sementara ia hanya berperan sebagai satuan kerja (satker) dan menyediakan tim verifikasi.

“ Kotaku tahun 2017, kita empat kelurahan. Untuk sekarang kita dapat lima kelurahan dari anggaran Rp1,7 miliar di tahun 2017 naik anggarannya jadi Rp5,3 miliar. Program kotaku yang 2018 sekarang Margahayu, Margamulya, Kayuringin, Harapan Mulya, Kali Baru. Ini sistemnya sewakelola dengan KSM, BKM “ imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya sudah meminta kepada tim perencana untuk tidak hanya sekedar membuat namun mengoptimalkan inovasi dengan mempertimbangkan estetika keindahan serta membuat taman atau vertical garden dimasing-masing wilayah. (cr38)

Related Articles

Back to top button