Berita Utama

Setelah Didemo, Sekolah Terima Puluhan Siswa

Setelah ‘digeruduk’ wali murid yang tinggal di lingkungan sekolah, pihak SMPN 12 Tambun Selatan akhirnya menerima puluhan peserta didik yang sempat ditolak.

Pengurus RW 09, Desa Mekarsari, Lulus Ujito mengatakan, ada sebanyak 36 peserta didik dari lingkungan sekitar sekolah yang diterima.“Menurut data yang tadi masuk, ada 36 siswa yang di terima sekolah di sini, ini siswa yang sebelumnya tidak di terima,” katanya kepada Radar Bekasi, Selasa (17/7).

Ia mengungkapkan, anak-anak itu diterima karena masih ada dua kelas yang tidak dipakai oleh sekolah karena tidak laik. Hal itu yang menyebabkan siswa sempat tidak diterima pihak sekolah. “Alasan sekolah seperti itu, beralasan karena ruang kelas yang tidak laik,” jelasnya.

Menurut dia, yang sempat dipersoalkan oleh warga bukan tentang ruang kelas yang bisa atau tidak digunakan. Tetapi, sekolah lebih memilih siswa yang berdomisili lebih jauh dari sekolah ketimbang yang dekat dengan sekolah.

Pasalnya, saat melihat data siswa yang diterima, lebih banyak siswa yang berasal dari luar Tambun. “Kita tidak mau permasalahkan itu lagi, karena puluhan siswa sudah bisa masuk sekolah, ini menjadi pelajaran untuk piha sekolah, agar bisa mengutamakan siswa di sekeliling sekolah,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan wali murid berunjuk rasa di SMPN 12 Tambun Selatan karena anaknya tidak diterima untuk masuk di sekolah tersebut, Senin (16/7). Akibatnya, anak-anak yang masuk pada hari pertama dipulangkan. Wali murid yang melakukan unjuk rasa itu kecewa dengan pihak sekolah yang tidak menerima anak – anak yang tinggal di dekat sekolah yang berada di Desa Mekarsari itu.

Salah seorang peserta, Rika menilai pihak sekolah tidak menerima anaknya dengan alasan yang tidak jelas. Seharusnya, kata dia, pihak sekolah mengutamakan warga yang ada di sekitar sekolah. “Saya akan gembok kalau tidak ada keputusan,” katanya.

Sementara, Kepala Bindang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Kusuma menuturkan, daya tampung di sekolah tersebut sudah terpenuhi. Sehingga, para siswa tidak bisa masuk ke sekolah tersebut. (pra)

Related Articles

Back to top button