Life Style

Pengembang Tunggu Kesiapan Perbankan

Radarbekasi.id – Pengembang properti siap merealisasikan kebijakan Bank Indonesia terkait pelonggaran besaran uang muka kredit kepemilikan rumah pertama hingga nol persen.

Direktur Marketing Kota Deltamas, Stanley W, menyakini kebijakan itu akan memikat calon pembeli untuk memiliki hunian. Oleh karena itu, pihaknya mendukung kebijakan tersebut.

“Kami menyambut baik kebijakan tanpa uang muka ini, karena tentunya bakal memikat banyak pembeli,” ujarnya saat ditemui dalam acara Launcing Hunian Naraya Park di Marketing Office Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Minggu (22/7).

Namun demikian, pihaknya masih menunggu kesiapan perbankan, selaku pemberi kredit untuk merelalisasikan kebijakan yang akan diberlakukan pada Agustus 2018 mendatang tersebut.

“Aturan pembayaran DP ini kan mengikuti Bank pemberi KPR. Apabila kebijakan pemerintah itu sudah final dan di support perbankan nasional kami siap,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya masih memberlakukan uang muka 10 persen sampai 15 persen untuk produk hunian tapak Naraya Park yang dipasarkan mulai harga Rp380 jutaan, di luar pajak pertambahan nilai (PPN).

Sementara itu, Ketua Real Estate Indoensia (REI) Jawa Barat, Joko Suranto, mengatakan  pelonggaran uang muka diharapkan bisa menggairahkan sektor properti.

Karena, masyarakat yang selama ini kesulitan menyediakan uang muka, kini tak perlu lagi mempersiapkan uang hingga 30 persen dari harga rumah.

“Tetapi masalahnya perbankan berani atau tidak. Walaupun BI sudah merilis mulai berlaku Agustus ini,” katanya.

Ia mengatakan, dengan diberlakukannya kebijakan tersebut, maka nilai pembiayaan yang mesti diberikan perbankan akan lebih besar. Selama ini, pembeli rumah harus menyertakan DP minimal 10 persen bahkan bisa lebih tinggi, tergantung platform kredit yang diberikan perbankan. (oke)

Related Articles

Back to top button