Berita Utama

Target PAD Disbudpora Terkendala Asian Games

Radarbekasi.id – Dinas Budaya dan Pemuda Olahraga (Disbudpora) Kabupaten bekasi kesulitan dalam mencapai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya, salah satu sumber PAD yaitu Stadion Wibawamukti tidak digunakan karena akan digunakan untuk pertandingan sepak bola dalam Asian Games 2018.

Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan, bau sekitar 17 persen PAD yang diperoleh dari target sampai dengan triwulan kedua tahun 2018.

“Kalau target pandapatan tahun ini Rp 250 juta, akan tetapi pendapatan baru masuk sekitar Rp42 juta, pasalnya tahun ini kita kedapatan tempat untuk pelaksanaan Asian Games, jadi kan sejak beberapa bulan lalu dilakukan perbaikan di Stadion Wibawa Mukti,” kata Henri kepada Radar Bekasi, Kamis (26/7).

Menurut Henri, saat ini pendapatan daerah baru didapat dari hasil sewa Gedung Serbaguna, Stadion Wibawa Mukti dan Gedung Juang. Sementara tempat olahraga lainnya seperti panjat tebing, stadion mini, lapangan futsal akan dimaksimalkan supaya target dapat dicapai.

Dirinya mengatakan, masih ada beberapa tempat olahraga yang pengelolaannya belum diserahterimakan ke Pemkab Bekasi. Ia, meminta kepada pihak yang masih mengelola tempat olahraga itu untuk segera menyerahkan ke pemerintah daerah setempat.

“Kita harapkan tahun depan masalah serah terima asset sudah bisa selesai, sehingga venue olahraga seperti panjat tebing, kolam renang, bumi perkemahan, dan stadion mini sudah tercatat sebagai asset pemerintah yang terkelola melalui Dibudpora,” ujarnya.

Faktor lain yang menjadi kendala pencapaian target PAD ialah karena minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola tempat olahraga. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD).

“Kita harapkan, secepatnya dari SDM bisa terpenuhi. Dan sarana olahraga serta tempat budaya atau tempat bersejarah bisa terkelola dengan baik. Demi memajukan dunia olahrga di Kabupaten Bekasi, serta melestarikan dan mengembangkan kebudayaan,”tuturnya. (and)

Related Articles

Back to top button