BeladiriOlahraga

TC Atlet Muay Thai Terpecah

Sekum, Ketum Tak Sinkron

Radarbekasi.id – Atlet Muay Thai Kabupaten Bekasi yang akan tampil di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018 bakal menjalani pemusatan latihan secara terpisah.

Dari 12 atlet, enam atlet di bawah asuhan Bertje Rumanggit, menjalani latihan di Gedung Korpri, Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan. Enam atlet lainnya, menjalani TC di markas Muay Thai, Kabupaten Bandung Barat.

Pelatih Muay Thai Kabupaten Bekasi, Riki Asriel Refwalu menyatakan, TC atlet tengah berlangsung. Namun ia enggan menanggapi terpecahnya latihan enam atlet muay thai.

“Untuk sekarang atlet enam orang yang mengikuti tc di bandung. Karena pelaksanaan tc udah dimulai bang,” ujarnya saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Selasa (31/7).

Pelatih  yang akrab disapa Riki ini memilih menunggu kabar dari pengcab Muay Thai. Dirinya menyarankan untuk menanyakan langsung kepada sekum dan ketum muay thai Kabupaten Bekasi.

“Harusnya ada 12 atlet, tapi yang sebagian di Bekasi. Tapi lebih jelasnya, tanyakan langsung aja ke pak Usman dan pak Apeng,” katanya.

Sementara itu, dari konfirmasi yang diperoleh, keduanya justru berbeda persepsi.

Ketua Umum Muay Thai Kabupaten Bekasi, Usman menyatakan, bahwa pengiriman atlet untuk TC masih terkendala anggaran.

“Nunggu anggaran TC turun,” cetusnya.

Pernyataan berbeda justru disampaikan Sekretaris Umum Muay Thai Kabupaten Bekasi, Ahmad Fauzi. Pria yang akrab disapa Apeng itu justru mennilai pemisahan atlet Porda agar memudahkan proses pemantauan.

“Iya gak apa- apa biar mudah monitornya,” dalihnya.

Apeng mengakui bahwa di Bekasi, enam atlet menjalani latihan bersama Billy dibantu pelatih wushu Bertje. Bahkan dirinya berpendapat bahwa proses TC belum dimulai

“Calm aja brother, karena pemusatan latihan TC awal Agustus sementara konsentrasi masih dipecah dua. Yang terpenting atlet tetap berlatih itu aja harapn cabor om,” tandasnya. (dan)

Lebihkan

Artikel terkait

Close