Olahraga

Cricket Jabar Pastikan Kesiapan Porda

Dilantik Langsung Tancap Gas

Radarbekasi.id –Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Azis Syamsuddin, Ketua baru Cricket Jawa Barat, Dindin Abidin (tengah) foto bersama pengurus usai pelantikan di salah satu hotel kawasan Rawalumbu.

Pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI)  Jawa Barat memastikan kesiapan mereka di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018 di Kabupaten Bogor Oktober nanti.

Mulai dari venue, regulasi,  hingga keikutsertaan daerah diajang olahraga multi event empat tahunan tersebut sudah final.

Target tersebut semakin matang pasca dilantiknya kepengurusan Cricket Jawa Barat dibawah nakhoda baru asal Kota Bekasi, Dindin Abidin, Sabtu (4/8) akhir pekan kemarin.

Pada ajang Porda nanti, Pengurus Provinsi (Pengprov) Cricket Jawa Barat memastikan ada enam daerah yang akan ambil bagian.

“Minimal enam kota-kabupaten (syarat porda).  Kita ambil yang minimal, karena memang yang tiga baru berdiri pengcabnya sehingga mereka masih menyesuaikan, sehingga yang ikut enam,”terang Ketua Persatuan Cricket Indonesia (PCI)  Jawa Barat, Dindin Abidin, memastikan daerah yang tampil di Porda Jabar Oktober 2018 nanti.

Keenam daerah tersebut diantaranya Kota Bekasi,  Kota Bogor,  Kabupaten Bogor, Karawang, Bandung dan Depok.

Porda 2018 ini merupakan ajang pembuktian cricket, mengingat cabor tersebut merupakan cabor baru yang akan tampil di Porda.

Sebelumnya, Cricket juga sudah tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar 2016 lalu.

Terkait regulasi Porda sendiri, pengprov sudah memastikan bakal menampilkan empat nomor, masing-masing dua dari kategori putra dan putri.

Sedangkan untuk venue  yang membutuhkan lahan dua kali luas lapangan sepakbola ini, pengprov sudah memastikan venue di Hambalang.

“Venue kita sudah siapkan yang di hambalang.  Karena dihambalang apolo namanya itu sebetulnya milik pribadi pak Prabowo tapi kita sudah nego dengan pihak manajer pak prabowo pengelola lapangan itu, dan di izinkan menggunakan lapangan  disana,”tegasnya.

Dibawah nakhoda baru, proses pengenalan cabang olahraga cricket kelapisan masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri. ” Pengurus saat ini juga banyak dari kalangan guru olahraga atau umum, minimal mereka bisa mengenalkan disekolahnya,”paparnya.

Sayangnya, cabor ini tidak dipertandingkan di Asian Games 2018, hal itu juga sempat membuat pengurus kecewa. Namun dalam waktu dekat mereka juga akan dihadapkan pada kejuaraaan dunia. Salah satu atlet Jawa Barat berpotensi memperkuat tim nasional nantinya.

“Tugas berat bagi kami dengan  pengurus baru ini bagaimana  bisa meraih medali emas di PON Papua.  Kans kita bisa dilihat di putra,”tandasnya. (one)

Related Articles

Back to top button