Berita Utama

Aspuri Mundur

Radarbekasi.id – Polemik surat pengunduran diri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Aspuri berujung pada pembatalan pencalonannya sebagai bakal calon anggota legislatif (Bacaleg).

Aspuri, yang sebelumnya telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi untuk maju dalam Pileg 2019 nampaknya lebih memilih untuk tetap menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Iya mundur gue (saya) sebagai bacaleg.. Nggak boleh gue ikutan. Gua mundur, mundur,” katanya saat dihubungi Radar Bekasi, Rabu (8/8).

Pengunduruan diri Aspuri sebagai Bacaleg dibenarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi. Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Idham Holik menyatakan, bahwa Aspuri telah mundur dari pencalonannya.  ”Iya benar pak Aspuri mundur, terhitung sejak hari ini (kemarin),” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengatakan, dirinya sudah menginstruksikan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi untuk menindaklanjuti persoalan majunya Aspuri sebagai Bacaleg.

”Saya sudah instruksikan kepada BKPPD untuk urus terkait masalah Pak Aspuri sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.

Diketahui bahwa, BKPPD Kabupaten Bekasi memberikan pilihan kepada Aspuri untuk maju sebagai bacaleg atau tetap menjadi ASN. Hal itu disampaikan Sekretaris BKPPD Kabupaten Bekasi, Hanief Zulkifli. Pasalnya, Aspuri disebut tidak mengajukan surat permohonan pengunduran diri secara resmi meskipun maju sebagai bacaleg.

”Pak Aspuri harus memilih, karena masalah pensiunnya kan terhitung awal September. Kan sekarang baru Bulan Agustus, tapi yang bersangkutan sudah terdaftar sebagai anggota partai. Tentu hal tersebut merupakan suatu pelanggaran,”tuturnya. (and)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button