Berita Utama

Nama Pemilih Hilang di DPT

Pilkades Kabupaten Bekasi 2018

Radarbekasi.id – Sebanyak 86 warga Desa Lambang Sari, Tambun Selatan, terancam kehilangan hak pilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2018. Nama mereka sempat masuk ke dalam daftar pemilih sementara (DPS) namun lenyap ketika daftar pemilih tetap (DPT) diumumkan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa Lambang Sari.

Kepada PojokBekasi (Radar Bekasi Group) salah seorang warga Lambang Sari, Dimas Aprianto, mengaku heran dengan kondisi yang dialami.Pasalnya, namanya masuk DPS, namun ketika diperiksa di  DPT, ia tidak menemukan namanya.

“Ini kok aneh ya? Saya sudah serahkan KTP dan KK sebelum penetapan DPS. Tapi, setelah dicek nama saya di DPT tidak ada. Saya tanya ke bagian Pendataan Antar Pemilih, sudah dimasukin di DPS pas dicek tidak ada,” katanya.

Dimas menuding ada kecurangan secara sistematis oleh pihak panitia.“Ini tidak hanya saya loh. Ada juga warga lain yang seperti ini. Saya minta panitia Pilkades Lambang Sari bisa mengusut hal ini. Terlepas dari dukung siapa. Ini masalah hak suara orang loh,” demikian Dimas.

Sementara itu, panitia Pendataan Antarpemilih (Pantarlih) Dadang mengaku akan menindaklanjuti kasus puluhan nama hilang di daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilkades Desa Lambang Sari.

“Panitia akan segera melaksanakan rapat terkait keluhan warga Desa Lambang Sari. 86 warga ini sudah memiliki data pendukung yaitu KTP dan KK. Jika memang disepakati akan kita masukkan. Karena ini hak warga,” kata Dadang.

“Harus segera, karena mereka warga Desa Lambang Sari yang punya hak suara. Saya masih selalu stand by dikantor untuk jaga-jaga warga yang mengeluhkan namanya tidak masuk DPT,”sambungnya.

Dadang mengatakan, jika sudah tercapai kesepakatan terkait warga yang belum masuk dalam DPT. Pihaknya akan segera berkomunikasi dengan masing-masing calon kepala desa untuk disepakati,“Secara struktural kita bagian Pantarlih, tetapi dibantu dengan tim. Kita akan bahas hal ini di dalam rapat,” paparnya.

Terpisah,  Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, melakukan penetapan rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) hasil pencocokan dan penelitian (Coklit).

Total rekapitulasi daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan oleh Panitia Pilkades sendiri berjumlah 4.048. Dari jumlah itu, sebanyak 2.084 adalah laki-laki sedangkan 1.964 adalah perempuan.

“Hasil sensus ini belum sempurna, kami panitia masij menunggu masukan dari masyarakat, karena bisa jadi ada warga yang belum terdaftar saat sensus kemarin,” kata Ketua Panitia Pilkades Desa Sumberurip Suhaendang, saat ditemui Radar Bekasi.

 Suhaendang mengatakan, DPS yang ditetapkan kemarin baru sampai pada tahap awal. Dirinya menegaskan, bahwa dalam beberapa waktu kedepan akan ada beberapa kali rapat pleno untuk mematangkan jumlah pemilih dalam Pilkades ini. “Ini tahap awal, kemungkinan akan ada pemilih tambahan atau perbaikan,” ujarnya imbuhnya.

Dia mengatakan, pada Sabtu (11/8) esok akan rapat pleno DPS hasil perbaikan dan tambahan. Sedangkan hasil rapat pleno tersebut baru kemudian akan ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT). “Data DPS akan diperbaiki sampai penetapan daftar pemilih tetap atau DPT sampai sudah benar-benar fix,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, rekapitulasi DPS yang masuk sebanyak 4.048. Jumlah tersebut berasal dari tiga dusun yang terdiri dari enam RT. Dia berharap seluruh pihak dapat memberikan masukan kepada panitia atas proses penetapan daftar pemilih hingga ditetapkan menjadi DPT. (Cr37/pojokbekasi)

Related Articles

Back to top button