Olahraga

Terpaksa Latihan Individu

Radarbekasi.id – Menjelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat  XIII 2018, latihan individu masih dijalani atlet Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Bekasi.

Harapan latihan bersama lewat training center (TC) belum bisa terealisasi lantaran anggaran TC masih menggantung di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi. Keterlambatan program TC dinilai menjadi penghambat target medali.

Ketua Umum PRSI Kabupaten Bekasi, Wanto mengakui, kendala tersebut membuat pengcabnya sibuk mengatur pola latihan atlet yang belum menjalani latihan bersama. Atlet mereka kini masih menjalani latihan di klub masing-masing.

“Iya dengan belum adanya anggaran tc, menghambat jalannya latihan bersama,” ujar Wanto saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Minggu (26/8).

Sejauh ini, kata dia, perkembangan waktu capaian atlet masih menjadi perhatian. Beberapa atlet andalan juga coba terus diikut sertakan pada kejuaraan untuk mengasah kemampuan mereka.

“Latihan anak anak sudah sesuai pemusatan latihan cabang, sebanyak sembilan kali dalam seminggu meski belum turun uang pelatcab,” jelasnya.

Ia menambahkan, latihan bersama awalnya akan dilakukan, menyusul perbaikan kolam Aquatic Center, Komplek Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Timur. Namun, kondisi venue milik Kabupaten Bekasi tersebut, saat ini belum bisa digunakan.

Terpisah, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Deny Rusnandi mengakui, bahwa kolam masih belum terisi air. Awalnya, kata dia, September ditargetkan untuk pengisian air agar bisa digunakan atlet.

Secara teknis, Deny menambahkan, pemanasan lapangan oleh sinar matahari sudah selesai.

“Saya belum cek udah semua terisi apa belumnya. Kalau kolam pemanasan sih udah. Kita baru dapat suplai air PDAM di awal Agustus untuk kolam renang,” imbuhnya. (dan)

Related Articles

Back to top button