Cikarang

Dugaan Kecurangan Pilkades Sumberjaya Dilaporkan

Perwakilan pendukung tiga calon kepala desa (cakades) Sumberjaya melaporkan sekaligus menyerahkan barang bukti dugaan kecurangan yang dilakukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ke pihak Kecamatan Tambun Selatan, Kamis (30/8).

Pendukung cakades nomor urut 2, Hartono menilai terdapat kejanggalan yang terjadi dalam proses Pilkades. Ia mengatakan, dugaan kecurangan yang sangat terlihat ialah adanya selisih surat suara yang terpakai.

Sebelum perhitungan suara dimulai, panitia menjelaskan surat suara yang terpakai di dalam kotak suara berjumlah 20.373. Akan tetapi, setelah penghitungan selesai jumlahnya bertambah menjadi 20.560.

“Saat perhitungan selesai, nambah sampai 197, itu dari mana nambahnya, sedangkan itu pencoblosan sudah selesai,” katanya.

Ia menyatakan, pihaknya juga menemukan surat undangan pencoblosan tanpa nama dan alamat namun ada stempel, serta tanda tangan panitia. “Ini yang menjadi pertanyaan, apa iya panitia jangan-jangan meloloskan orang secara sengaja. Bukti itu kami sudah ada,” jelasnya.

Pendukung cakades nomor urut 3, Junaedi mengatakan, saat menjadi saksi cakades yang diusung, dirinya melihat di dalam kotak suara banyak lakban. Menurutnya, hal itu juga disaksikan langsung oleh saksi nomer urut dua, dan empat. Dirinya juga melihat tusukan di surat suara selalu lurus, dan bentuknya hampir sama.

Selain itu, kata dia, ia juga memiliki saksi bahwa masyarakat yang mendukung cakades yang menang dalam Pilkades Sumberjaya, difasilitasi lebih dari satu surat suara.

“Mudah-mudahan saja itu bisa jadi barang bukti, ini bukti cacatnya pilkades di desa sumberjaya, saya sangat yakin dengan alat bukti ini, kita bisa melanjutkan ke pemilihan ulang,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Tambun Selatan, Imam Santoso menjelaskan, laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada.

“Karena pemerintah kecamatan bukan panitia, jadi hanya bisa memfasilitasi saja. Paling kita hanya memberikan saran ke panitia, mankanya harus tembusin surat ini BPD, agar tidak sepihak,” jelasnya.(pra)Radarbekasi.id – -08

Related Articles

Back to top button