Berita Utama

400 Ribu Suara Milenial Diperebutkan

Radarbekasi.id – Generasi millenial menjadi rebutan politisi yang bertarung di Pileg 2019. Suara mereka menjadi target partai dan bakal calon legislatif (bacaleg).

Pantauan Radar Bekasi, sejumlah bacaleg membidik kalangan milenial sebagai salah satu lumbung suara.

Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi mencatat 30 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.499.681 orang untuk pemilu 2019 merupakan para pemilih pemula atau kaum milenial.

Komisioner KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarhaeni mengatakan, jumlah pemilih pemula yang saat ini mencapai 30 persen atau sekitar 400 ribu lebih jiwa dari total DPT, akan terus bertambah apalagi saat momen Pemilu 2019.

“Kami perkirakan sekitar 30 persennya itu merupakan pemilih pemula. Meski baru kami harapkan mereka bisa ikut berpartisipasi agar mengeluarkan suaranya,” ujarnya.

Menurut Nurul, jumlah pemilih pemula tersebut masih bisa bertambah karena dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan hingga pencoblosan April 2019 mendatang, kemungkinan masih banyak warga yang memasuki usia 17 tahun. Mereka yang baru menginjak usia 17 tahun pun memiliki hak pilih.

Abi Alfiandi, bacaleg PPP mengaku melakukan safari ke kalangan milenial untuk menarik minat para generasi muda itu untuk bersama dirinya di Pileg Kota Bekasi 2019 mendatang.

“Millenial harus dirangkul dan didengarkan. Safari milenial ini perlu agar mereka kenal kalau saya secara usia masih muda dan bisa mewakili aspirasi pemuda,” kata bacaleg asal dapil Bekasi Utara ini.

Terpisah, bacaleg petahana asal Partai Demokrat, Ronny Hermawan mengklaim punya program khusus untuk menjaring pemilih milennial. Menurut dia, kalangan ini seringkali sudah menentukan pilihan, tapi mudah goyah jika digoncang isu besar.

’’Karena itu, program yang ditawarkan harus bisa menjawab kegelisahan para pemilih pemula. Program keberpihakan kepada era millenial harus jelas dan sampai ke mereka,” jelasnya. (sar)

Related Articles

Back to top button