Metropolis

Kalimalang Bakal Direvitalisasi

Radarbekasi.id – Pemerintah provinsi Jawa Barat berencana merevitalisasi aliran Kali Malang yang ada di Kota Bekasi. Rencana tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam prostingan instagram pribadinya @ridwankamil.

Isi dari postingannya ialah, “WARGA KOTA BEKASI tercinta, minggu depan sudah dimulai desain dan perencanaan revitalisasi Kali Malang. Semoga bisa sekeren Sungai Cheyonggyecheon di Seoul. Dikawal warga teladan kang @kangmalik_ . Hatur Nuhun #JABARJUARA.

Anggota Tim Pokja Sinkronisasi Jawa Barat wilayah Bodetabek, Imam Malik mengakui rencana tersebut.

Ia menjelaskan, rencananya setiap wilayah di Jawa Barat memiliki destinasi wisata. Kemungkinan untuk wilayah Kota Bekasi yang dipilih ialah dengan membuat taman air di Kalimalang.

“Itu menjadi prioritas di tahun 2019. Jadi dalam seminggu ini akan ada tim survey yang akan kesana dan saya akan kawal,” katanya kepada Radar Bekasi.

Ia mengatakan,  destinasi di lokasi tersebut antara lain ialah kuliner,  tempat kongkow anak muda dan seterusnya. “Jadi harapannya warga bisa wisata di tempat itu,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi menanggapi hal itu dengan baik. Ia mengklaim, pihaknya telah memiliki Detailed Engineering Design (DED) sebelum adanya rencana revitaliasasi tersebut.

Pihaknya merencanakan pembuatan air mancur di Kalimalang. Namun, terhambat karena minimnya anggaran Pemkot Bekasi.“Mudah-mudahan sinergi dengan provinsi, kalau Provinsi memberikan anggaran disitu kan manfaat bagi kita, senang banget,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyambut baik rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang akan merevitalisasi Kalimalang, Bekasi.“Wah, siapa tidak mau? Pasti mau dan kita sambut rencana baik itu (revitalisasi Kalimalang), silakan wujudkan,” kata Rahmat Effendi, Kamis (13/9/).

Rahmat mengungkapkan, sudah semestinya Kota Bekasi mendapatkan kontribusi lebih dari Provinsi Jawa Barat.“Jadi memang harusnya begitu, Kota Bekasi ini kan paling banyak berkontribusi buat Jawa Barat, khususnya pajak kendaraan kita Rp1,8 triliun,” ujar dia. (neo/kub/pojokbekasi)

Lebihkan

Artikel terkait

Close