Olahraga

NPCI Tempati Kantor Baru

Radarbekasi.id – Guna memaksimalkan latihan atlet dan melakukan koordinasi, pengurus National Paralympic Comite Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi, kini menempati kantor baru, di Gedung Bagian Timur, Stadion Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Utara.

Sekretaris Umum (Sekum) NPCI Kabupaten Bekasi, Norman menyatakan dengan mendekatkan kantor NPCI dengan komplek olahraga Wibawamukti bisa memaksimalkan proses pembinaan atlet.

“Kantor NPCI Sebelumnya, (Ruko, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara. red) jauh dari maksimal. Posisinya dekat bengkel, dan ada ditengah komplek. Sangat bising, dan sulit juga aksesnya. Disini, insyaallah bisa maksimal,” ujarnya pada Radar Bekasi, Jumat, (14/9).

Pindahnya kantor NPCI juga menentukan persiapan atlet menghadapi Pekan Paralympic Daerah (Peparda) V 2018 Jawa Barat di Kabupaten Bogor, Oktober 2018. Saat ini, tiap atlet masih menjalani Training Centre (TC). Beberapa cabor akan menggunakan sejumlah fasilitas yang ada di Stadion Wibawamukti, salah satunya kolam Aquatic Center.

“Sudah klasifikasi, alhamdulillah dari 120 orang yang kita kirim kan semua masuk. Saat ini sudah menjalankan TC. Sebagian juga akan TC disini,” tambah Norman.

Dilain tempat, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Nani Suwarni, turut mendorong kepindahan kantor baru NPCI yang saat ini ada di sekitar Stadion Megah, Kabupaten Bekasi.

Kata dia, sarana dan prasarana atlet difabel juga perlu maksimal. Terlebih, NPCI sendiri sudah terpisah dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi.

“Total 120 atlet sudah disiapkan untuk peparda yang akan dilaksanakan Bogor,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, di Peparda, Kabupaten Bekasi juga memiliki target mampu mendulang banyak medali emas. Meskipun masih akan sulit mengalahkan juara bertahan peparda yakni Kota Bandung.

“NPCI dan cabornya jarang terekspos padahal atletnya banyak. Untuk ditahun ini, ibu bupati sangat kionsen bagi NPCI, untuk atlet difabel. Melalui keputusan bupati, sudah memberikan hibah untuk keberhasilan atlet. Sekitar Rp 6 Miliar dan itu baru. Selama ini, NPCI nginduk ke KONI, dan anggaran diberikan sisa saja,” jelasnya.

Karena sudah tidak menginduk ke KONI lanjut Nani, anggaran persiapan Peparda cukup besar. Dengan angka tersebut, target juara memang sudah sepatutnya di kejar, meski persaingan bakal ketat. (dan)

Lebihkan

Artikel terkait

Close