Cikarang

Rapim APBD Perubahan Batal

Radarbekasi.id – Rapat pimpinan dengan agenda pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Bekasi tahun 2018 batal digelar, Senin (17/9). Walaupun, undangan dengan membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan telah dilayangkan.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bekasi, Daris mengatakan, pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi enggan hadir lantaran penyerapan APBD murni kurang optimal. Pasalnya, ada sejumlah program yang tidak terealisasi walaupun sudah dianggarkan oleh legislatif.

“Kalau masalah membahas serta menyetujui itu mah hal yang mudah, namun kita sebagai legislatif perlu kerja nyata yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui perangkat daerah,” katanya kepada Radar Bekasi.

Ia menyatakan, DPRD tidak ingin memperlambat pembahasan APBD Perubahan yang sudah diajukan Pemkab Bekasi melalui surat bupati. Namun, hal itu dilakukan agar penyerapan anggaran dapat dimaksimalkan.

“Sebab sebagai anggota DPRD bisa duduk di kursi legislatif melalui suara rakyat, oleh sebab itu menjadi suatu keharusan kami harus memperjuangkan kepentingan rakyat,”tambahnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju mengatakan, pihaknya sebagai eksetkutif sudah menyerahkan draf pengajuan untuk APBD Perubahan.

“Kita sudah menjalankan amanah terkait pengajuan draf APBD perubahan. Jadi untuk saat ini sifatnya kita menunggu dari DPRD. Sebab yang namanya pemerintah itu terdiri dari eksekutif dan legislatif,” kata Uju saat ditemui di Gedung Wibawa Mukti, kemarin.

Saat ditanyakan berapa ajuan anggaran untuk APBD perubahan. Uju menjawab masih berproses. “Kalau angka pengajuan untuk APBD perubahan masih berproses, kita tunggu dari DPRD,” singkatnya. (and)

Related Articles

Back to top button