Politik

Empat Kunci Menang Mudah di Pileg 2019

Radarbekasi.id – Ada trik khusus dan mudah untuk menang bagi para caleg di Pileg 2019 nanti. Apa itu?

Pendiri Charta Politik Indonesia, Luvie Triadi, membuka kuncinya. Menurut dia, minimal empat aspek yang dapat memudahkan caleg lolos di pertarungan menuju kursi legislatif.

Keempat aspek itu, imbuh dia, yaitu mengenal diri sendiri, mengenal kompetitor. “Jadi aspek strategi pemenangan pemilu ada 4 aspek ini. Tips terpilihnya itu mudah. Yang jelas suaranya juga harus cukup,” ucapnya saat pemaparan di acara Kelas Legislatif yang diselenggarakan Radar Bogor Institute-Radar Bekasi, Senin (17/9).

Pertama, sambung dia, mengenal diri sendiri. Caranya dengan berbicara dengan orang lain untuk menyampaikan tentang diri sendiri. Dengan cara itu, para caleg bisa lebih mengenal bagaimana karakter dirinya.

Lalu, tambah dia, mengenal daerah pemilihan (Dapil). Dirinya mengatakan untuk terpilih menjadi pemenang para caleg harus mengenal karakter pemilih di Kota Bekasi .

’’Karena ini lebih mudah, makanya membaca karakter Dapil di Kota Bekasi itu lebih gampang,” terangnya.

Tujan hal di atas adalah membangun personal branding, membuat visi misi, mendesain aktivitas, membuat fokus segmentasi pemilih dan membuat tahapan.

’’Intinya dalam pertarungan caleg harus menguasai daerah basis, serta membuat tahapan ini bagaimana menjadikan struktur yang efektif,” tutupnya.

Sekretaris DPD Golkar Kota Bekasi, Heri Budi Susetyo mengatakan semua caleg yang turun pada setiap dapil harus membuat manajemen dapil yang disepakati bersama. Dimana, kata Heri, masing-masing caleg menguasai daerah teritorial masing sehingga meminimalisir pertikaian antar caleg.

’’Sistemnya adalah zonanisasi agar dapat tersebar merata di seluruh jangkauan pemilih,” ujarnya.

Golkar, lanjut dia, mewajibkan kepada para calegnya baik DPR maupun DPRD turun ke dapil menjangkau konstituen agar para caleg tersosialisasi dengan pemilih langsung. Seluruh caleg juga harus tanggap dengan isu-isu lokal sesuai daerah pemilihannya agar caleg dikenal lebih responsive terhadap kebutuhan masyarakat.

’’Isu yang dikemas harus pada tema besar, yaitu kesejahteraan dengan turunan isunya meliputi spek pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lainnya,” terangnya.

Sehingga, kata Heri, ketika si caleg tersebut terpilih nantinya mereka akan sangat paham dengan kondisi masyarakat dapilnya. Dengan demikian, caleg dapat menyalurkan aspirasi pemilihnya dengan baik dalam lembaga parlemen. (sar)

Related Articles

Back to top button