Berita Utama

KPU Minta Dukcapil Jemput Bola

Radarbekasi.id – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, meminta ada perlakuan khusus bagi pemilih yang berusia 17 tahun.

Mereka harus mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan KTP-el. Sehingga percetakan bisa dilakukan lebih awal guna memberikan jaminan hak konstitusionalnya pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

Hal ini sesuai dengan UU No.7/2017 tentang, harus menggunakan KTP elektronik. Surat Keterangan (Suket) tidak lagi berlaku setelah 31 Desember 2018.

Sedangkan Kementerian Dalam Negeri mencatat terdapat 12 ribu pemilih yang berusia 17 tahun pada saat pemilu 17 April 2019.

Ia mengatakan, saat ini, nama-nama pemilih pemula berusia 17 tahun telah ada, sehingga data tersebut dapat dimanfaatkan untuk perekaman dan pencetakan KTP elektronik lebih awal.

’’Salah satu alternatifnya yang kami usulkan dapat saja kemudian ditempuh kebijakan. Bagi pemilih yang berusia 17 tahun 1 Januari sampai 17 april 2019 pencetakan KTP elektronik bisa dilakukan lebih awal, itukan kebijakan demi menyelamatkan hak konstitusional warga negara,” katanya.

Ia meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi melakukan jemput bola kepada remaja yang akan menginjak usia 17 tahun. ’’Ini demi menyukseskan Pilpres dan Pileg di Kota Bekasi,’’ tandasnya.

Nurul mengatakan, jumlah pemilih pemula yang saat ini mencapai 30 persen atau sekitar 400 ribu lebih jiwa dari total DPT tentunya akan terus bertambah apalagi saat momen pemilu 2019.

’’Kami perkirakan sekitar 30 persennya itu merupakan pemilih pemula. Meski baru kami harapkan mereka bisa ikut berpartisipasi agar mengeluarkan suaranya,” ujarnya.

Menurut Nurul, jumlah pemilih pemula tersebut masih bisa bertambah karena dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan hingga pencoblosan pada April 2019 mendatang, kemungkinan masih banyak warga yang memasuki usia 17 tahun. Mereka yang baru menginjak usia 17 tahun pun memiliki hak pilih. (sar)

Related Articles

Back to top button