Metropolis

Produksi Air PDAM TP Menurun

Radarbekasi.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot mengalami penurunan produksi air bersih.

Kondisi pencemaran kali bekasi hingga faktor kemarau, disebut menjadi salah satu penyebab menurunnya produksi air PDAM TP yang kini harus menyuplai 55 ribu pelanggan.

Humas PDAM Tirta Patriot Uci Indrawijaya mengatakan, beberapa bulan kebelakang, air Kali Bekasi mengalami pencemaran. Debit airnya pun mengalami punurunan sehingga mengurangi produksi air.

“Biasaya kalau air kali bekasi normal, kami bisa mengelola air bersih hingga 530 sampai 550 liter perdetik dan menyuplai ke 55 ribu pelanggan PDAM TP. Sekarang ini kita hanya bisa mengelola air mencapai 400 liter perdetik sehingga suplai ke warga menurun. Kejadian seperti ini merugikan warga yang berlangganan ke PDAM TP,” kata Uci, Kepada Radar Bekasi Selasa (25/9).

Tercemarnya aliran kali bekasi, ungkap Uci, membuat pengelolaan air PDAM Tirta Patriot milik Pemerintah Kota Bekasi yang berada di Jalan Perjuangan, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, menurun sebanyak 150 liter perdetik. Sehingga, warga yang menggunakan air PDAM TP terpaksa menerima pasokan air lebih sedikit.

“Ya memang sekarang pasokan ke warga berkurang yang tadinya air sampai ke warga full sekarang menjadi setengah karena pihak kita mengalami penurunan produksi mencapi 150 liter perdetik. Kita berharap hujan turun sehingga pasokan dari kali bekasi bisa kita kelola dengan normal,” ujarnya.

Uci menjelaskan, saat ini pihaknya mendapat pasokan dari Kali Malang sebanyak 2000- liter perdetik dan Kali Bekasi 4000 liter perdetik. Jumlah tersebut terbagi tiga dengan PDAM yang ada di Harapan Indah dan Asri.

Jumlah air yang diterima juga tidak semua bisa digunakan karena harus di filter.  ”Dari tiga PDAM yang ada mendapat 2 ribu liter perdetik, air yang di dapat tidak bisa di urai semua karena ada limbah yang tidak bisa di urai menjadi air bersih seperti limbah B3,”tambahnya

Agar pasokan ke warga tidak terkendala pihaknya sudah berkordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) II yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki kewenangan atas aliran sungai kali malang ke Jakarta.  ”Kita mendapat 2 ribu liter perdetik, ya sekali lagi kita berharap hujan turun,” tutupnya. (pay)

Lebihkan

Artikel terkait

Close