Metropolis

Pengusaha Sepakati Tuntutan Warga

Radarbekasi.id – Sebuah pabrik pencucian plastik yang terletak disekitar Rawa Gancang, Kelurahan Sumurbatu ternyata menjadi salah satu sumber api saat terjadi kebakaran pada 23 September lalu di  RW 04 dan 05. Warga bersama pemuda sekitar terus memadamkan api hingga api benar-benar dipastikan padam.

Hingga hari selasa (25/9) pun warga masih terus menyiramkan air di lapak tempat semula api berkobar untuk memastikan api benar-benar padam. Pasalnya kepulan asap masih terus keluar dari dalam tanah yang lapisan bawahnya adalah limbah yang diduga limbah batu bara atau limbah minyak.

Salah seorang warga, Daris mengaku sebanyak 22 lapak yang ada di sekitar rawa Gancang telah sepakat untuk mentaati tujuh item yang diminta oleh warga dan pemuda setempat ,  yakni membuat tempat penampungan limbah hasil pencucian plastik, tidak lagi membakar hasil sortiran limbah plastik, membuat drainase dan perizinan.

Pertemuan yang dilakukan oleh warga bersama dengan pemilik lapak disekitar rawa gancang tersebut berlangsung Selasa Malam. Dlam pertemuan tersebut hadir pula ketua RW dan jajaran pemerintahan setempat. “Intinya kita juga melihat dari sisi pengusahanya. Ada 7 item yang disepakati, buat penampungan limbah, tidak dibakar sisa-sisa sortiran, bikin saluran air, drainase, perizinan,” imbuhnya.

Pantauan Radar Bekasi, terlihat saluran air kecil yang berisi air berwarna hitam mengalir, kondisi dua rawa disekitarnya pun yakni Rawa Gancang dan Rawa Sina dipenuhi dengan tumbuhan eceng gondok dan rumput, tidak terlihat air namun jika di injak permukaan tersbeut akan mengeluarkan air yang cenderung berwarna hitam.

Menurut pria yang juga sebagai pengurus Karang Taruna ini menambahkan, pengusaha lapak pencucian air dan sejumlah perusahaan pengolahan plastik sudah menerima permintaan warga berdasarkan pertemuannya selasa malam dan menindak lanjuti hal tersbuet dengan serius.

“Mereka juga udah siap melengkapi izin administrasinya, karena pak RW juga kan yang penting dilengkapin izinnya “ ungkap Daris saat dalam perbincangannya dengan radar Bekasi diteras rumahnya yang terletak di RW 05 Kelurahan Sumur Batu.  (sur)

Lebihkan

Artikel terkait

Close