Berita Utama

Didukung Bupati, Ditolak Pengusaha

Pembangunan Transportasi Air di CBL

Radarbekasi.id – Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menyasar Bekasi. Sebelumnya, Pemprov Jabar berencana untuk menata  Kalimalang yang melintas di Kota Bekasi. Saat ini, nampaknya Pemprov Jabar akan merealisasikan rencana pembangunan Transportasi Air di Kabupaten Bekasi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melalui akun resmi Instagram miliknya menyampaikan rencana tersebut. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengunggah gambar coretan tangan yang menunjukkan rencana pembuatan transportasi air di Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL).

Gambar tersebut juga dilengkapi dengan keterangan yang berbunyi “KEMACETAN di jalur tol bekasi-Jakarta akan drastis dikurangi dengan inovasi KANAL CIKARANG (Inland Waterway Cikarang Bekasi Laut). Inovasi ini adalah membuat kanal lebar dari laut yang masuk ke daratan agar kontainer2 bisa diangkut lewat jalur air ketimbang lewat tol menuju Tanjung Priok. Ini akan menghilangkan aktivitas 4000 truk kontainer tiap hari yang masuk tol. Semoga inovasi ini menjadi solusi untuk semua pihak. Sedang distudi apakah Kanal Cikarang ini bisa juga sebagai jalur angkutan penumpang manusia menuju Jakarta. Mohon doanya. Hatur Nuhun.”

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin menyambut positif rencana Ridwan Kamil membangun Sungai CBL untuk menjadi transportasi air.

“Rencana water way sudah digagas dari beberapa tahun yang lalu. Dan saat ini sedang proses dengan Kementrian terkait,” kata Neneng saat dihubungi Radar Bekasi, Jumat (28/9).

Ia mengharapkan agar rencana itu bisa terealisasi pada tahun 2019 mendatang. Sebab volume kendaraan truk besar yang melintas ke Kabupaten Bekasi semakin banyak.

“Rencananya sudah lama, anggarannya juga rencana saat itu dari Pelindo, namun hingga saat ini memang belum teralisasi. Dan kalau memang ada dorongan dari Pak Gubernur, saya harap tahun depan bisa terealisasi, sehingga Kabupaten Bekasi semakin keren,” ujarnya.

Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) tidak sepakat dengan rencana pembangunan Kanal Cikarang (Inland Waterway Cikarang Bekasi Laut).

Wakil Ketua Aptrindo, Kyatmaja Lukman mengatakan, ia telah beberapa kali ikut dalam kegiatan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) yang membahas rencana tersebut.

Menurutnya, ada banyak hal yang akan dilakukan untuk membuat Kanal Cikarang di Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). Yang pertama, penggalian lebih dalam di kali tersebut.

Untuk transportasi air itu, kata dia, dibutuhkan kedalaman sekitar tiga meter. Sementara, di bawah  Kali CBL terdapat banyak pipa pertamina. Jika dilakukan pembangunan, khawatir akan menyentuh pipa tersebut.

“Lalu pembuataannya nanggung tidak sampai (kawasan) industri, hanya sampai ditengah-tengah, total 45 kilometer sampai kawasan industri, tapi itu berhenti di 30 kilometer. Itu artinya buat truk tidak ada bedanya,” katanya, Jumaat (28/9).

Daripada dibangun transportasi air, lanjut dia, akan lebih baik jika dibangun Jalan Tol atau rel kereta api yang dapat mengangkut peti kemas dari Pelabuhan Tanjung Priok.

“Paling tidak apa yang dilakukan pemerintah tepat sasaran, tidak hanya menghabiskan uang, tapi hasilnya tidak maksimal. Kalau menurut saya, CBL itu tidak sampai ke kawasan industri, tidak akan banyak manfatnya. Sesuatu yang nanggung itu tidak akan menyelesaikan masalah,” ujarnya. (and/pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Close