Cikarang

Jalan Sukatani Rusak Parah, Warga Ancam Tutup Jalan

Radarbekasi.id – Kondisi Jalan Raya Srengseng Jaya, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, mengalami kerusakan parah. Apabila tidak segera diperbaiki, warga mengancam akan menutup akses jalan tersebut.

Jalan yang rusak tersebut merupakan akses utama ke beberapa kecamatan di wilayah utara Kabupaten Bekasi. Seperti, Muaragembong, Cabang bungin, dan Sukakarya, menuju ke Cikarang. Kondisi tersebut jelas menggangu para pengendara yang melintas. Warga sekitar bahkan sudah beberapa kali melakukan aksi, agar jalan bisa diperbaiki secara permanen.

Warga Kampung Srengseng, Desa Sukadarma, Rohimudin (39) mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Selama ini perbaikan jalan yang sudah dilakukan tidak mampu bertahan lama.

“Memang ada perbaikan, tapi paling lama kuat tiga bulan. Masa setiap rusak hanya ada perbaikan sementara, kapan permanennya,” ucapnya, Senin (1/10).

Menurutnya, keberadaan Jalan Raya Srengseng Jaya, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, sangat penting. Kondisi jalan yang rusak membuat kemacetan jalan yang lokasinya tidak jauh dari pasar Sukatani.

Bahkan, kata dia, menyebabkan kecelakaan lalu lintas karena kondisi jalan yang licin. “Karena drainase buruk, sebagai jalan kerap terendam air. Seperti sekarang saja, padahal musim kemarau, tapi jalan kerendam air, itu yang menyebabkan kecelakaan, karena jalan menjadi licin,” jelasnya.

Ia menegaskan, selama ini sudah beberapa kali melakukan aksi untuk segera dilakukan perbaikan jalan. Diantaranya, menebar ikan di jalan dan menanam pohon pisang.

“Takutnya masyarakat disini kehilangan kesabaran, sehingga melakukan aksi menutup jalan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin, mengatakan perbaikan jalan memang sudah sangat mendesak. Sejumlah lokasi akan diprioritaskan untuk perbaikan di tahun ini. Diantaranya, lingkar Sukatani, Jembatan Tegal Danas, dan Babelan.

“Itu kita prioritaskan di Anggaran Belanja Tahunan (ABT) akan diselsaikan. Rencananya akhir tahun ini,” tukasnya. (pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Close