Berita Utama

Syarif Butuh Bantuan

Radarbekasi.id – Berjuang melawan rasa sakit harus dirasakan oleh mantan Tenaga Harian Lepas (THL) di UPTD Pasar Cikarang, Syarif Maulana (26). Meskipun memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), ia tidak mendapatkan pelayanan secara maksimal.

Saat disambangi Radar Bekasi, pria yang sebelumnya bekerja sebagai supir truk sampah itu hanya bisa terkapar dikediamannya yang berada di RT01/06, Kampung Serang, Desa Taman Rahayu , Senin (1/10).

Rumahnya terlihat kurang laik. Dindingnya bilik bambu dan lantainya hanya ubin yang berbahan dasar semen. Selama kurang lebih tiga bulan, Syarif harus merasakan rasa sakit pada perutnya ditempat tersebut.

“Saya sudah empat kali ke RSUD Cibitug, tapi hanya diberi obat tanpa pelayanan medis yang membangkitkan saya dari penyakit tumor yang bersarang di dalam perut saya,” ujar Syarif kepada Radar Bekasi dikamarnya yang penuh sesak dan sampah sisa makanannya.

Syarif menjelaskan, dirinya sudah diserang penyakit tumor sejak awal Januari tahun 2018 lalu. Namun, saat itu benjolan diperutnya tidak terlalu besar seperti saat ini.

“Awalnya saya pikir sakit mag, karena sebagai supir suka telat makan. Tapi rasa sakit itu diikuti dengan adanya benjolan. Dan untuk mengetahui sakit apa, saya periksa ke RSUD Cibitung. Namun pelayanannya hanya mendapatkan obat – obat saja tanpa adanya perawatan. Dan pada akhirnya sejak tiga bulan lalu perut saya membesar,” paparnya.

Sambil menahan rasa sakit, pria yang karib disapa Cilik ini menuturkan, pihak keluarga merasa kecewa dengan pelayanan yang mereka nilai kurang maksimal. Sehingga pihak keluarga memposting melalui akun media sosial untuk mendapatkan perhatian.

“Saya hanya bisa pasrah, dan semenjak diposting, Alhamdulillah ada orang puskesmas datang memberikan rujukan untuk diperiksa di RSUD Kota Bekasi. Tapi meskipun saya tidak bisa makan dan minum obat, tetap tidak mendapatkan rawat inap di rumah sakit,” kisahnya sambil meneteskan air mata.

Di tempat sama,  ayah Syarif, Tono menceritakan, dirinya merasa sedih lantaran keterbatasan biaya yang membuat buah hatinya harus berjuang melawan sakit dirumahnya yang penuh sesak.

“Saya selalu mendampingi anak bujang. Sebab biar bagaimanapun orang tua, ingin yang terbaik untuk buah hati,” ujarnya.

Meskipun sudah dicek darah dan kesehatan, Tono berharap anaknya untuk mendapatkan rawat inap. Sebab Cilik tidak bisa makan dan minum obat.

“Kenapa mentang mentang saya orang kecil tidak mendapatkan perawatan, padahal sudah pakai kis. Saya harap dalam hal ini pemerintah bisa mengawal untuk anak saya yang sudah semakin para sakitnya,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny mengklaim sudah memberikan pelayanan dengan masksimal kepada Syarif.  Pihaknya sudah menyambangi langsung kediaman Syarif.

Karena keterbatasan alat medis, Syarif harus dirujuk ke RSUD Kota Bekasi untuk melalui proses USG Apdomen. “Prosesnya kalau dia punya kartu KIS aturannya, terlebih dahulu mendapatkan pelayanan sesuai rekam medis,” katanya.

Menurutnya, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin langsung menginstruksikan pihaknya agar Syarif mendapatkan penanganan kesehatan. Pihaknya mengklaim Syarif diberikan pengobatan kesehatan dan mendapatkan bantuan juga dari Baznas.

Ia menjelaskan, pelayanan kesehatan itu kan ada pelayanan kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan usaha masyarakat. Kesehatan perorangan ialah pasien datang ke puskemas untuk dilayani. Sementara, pelayanan kesehatan usaha, masyarakat diajak ke posyandu dan diberikan usaha kesehatan.

“Yang paling penting sekarang di pelayanan masyarakat itu bukan sekedar mengobati, berubah konsepnya menjadi sehat,” ujarnya.

Terkait dengan belum adanya pengobatan seperti operasi dan lainnya kepada Syarif, menurut dia, itu merupakan kewenangan rumah sakit. “Kadang ada pasien yang bilang ini mau langsung di operasi, kalau pasiennya tidak kuat kan harus ada pemeriksaan yang lengkap, itu ranahnya rumah sakit,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin belum dapat memberikan keterangan saat dihubungi untuk diwawancara terkait dengan hal tersebut. (and)

Lebihkan

Artikel terkait

Close