Berita Utama

Trans Patriot Diserahkan ke BPKAD

Belum ‘Mengaspal’

Radarbekasi.id – Sembilan unit Bus Trans Patriot milik Pemkot Bekasi belum beroperasi. Masih terparkir di Kantor Satpol PP Kota Bekasi di Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medansatria.

Pengadaan sembilan bus tersebut mengabiskan anggaran sekitar Rp11 miliar pada tahun 2017. Bus itu sudah diluncurkan (launching) pada 18 Desember 2017 silam. Tapi, belum beroperasi efektif sampai kini.

Wakil Wali Kota Bekasi ,Tri Adhianto mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pengoperasian bus tersebut.

Menurut Tri, bus yang sebelumnya merupakan wewenang Dinas Perhubungan Kota Bekasi itu telah diserahterimakan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi.

“Prosesnya sudah mulai melangkah, sudah ada serah terima yang dilakukan oleh perhubungan selaku pengguna anggaran kepada BPKAD. Sekarang tinggal pemerintah menyerahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” kata Tri kepada Radar Bekasi.

Ia menyatakan, BUMD yang ditunjuk untuk mengelola Bus Trans Patriot itu adalah Perusahaan Daerah Mitra Patriot. Nantiya, PD Mirta Patriot yang memutuskan apakah mereka akan menjadi operator atau dilelang ke pihak ketiga.

“Itu kan kembali lagi, setelah kita serahkan dari pemerintah kepada BUMD, salah satu badan usaha milik pemerintah. Tinggal bagaimana, apakah dia mau kerjakan sendiri, mau dikerjakan di Kerjasama Operasi (KSO) – kan dengan orang atau prosesnya dilelang, penunjukkan langsung, kita kembalikan kepada BUMD,” tuturnya.

Saat ini, pengoperasian bus tersebut menjadi salah satu program seratus hari Tri bersama Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat BUMD nya sudah bisa melakukan kinerja, sehingga target kita seratus hari ini bisa diselesaikan,” imbuhnya. (neo)

Related Articles

Back to top button