Metropolis

Pembangunan Jembatan Mendu Dimulai

Radarbekasi – Pembangunan jembatan penghubung  kampung Ciangsana, Desa Nagrak dengan Kranggan, kelurahan Jati Rangga dimulai,  kamis kemarin. Kedua wilayah yang terletak di perbatasan antara kota Bekasi dengan kabupaten Bogor tersebut terpisah oleh sungai Cikeas. Selama ini, warga memanfaatkan jembatan gantung untuk menyebrang sungai tersebut.

Lurah Jati Rangga, Namar Naris mengungkapkan pembangunan jembatan Mendu dengan lebar 1,8 Meter dan panjang 40 Meter ini akan mempermudah dan memangkas jarak masyarakat dari kedua wilayah.

Selama ini jembatan gantung yang sudah ada hanya dapat dilewati oleh masyarakat dengan mengendarai motor. Sementara untuk masyarakat yang mengendarai mobil tidak dapat melintasi jembatan tersebut guna memangkas jarak dari desa Nagrak menuju Kranggan.

“ Kami membuka pintu kepada yang membawa aspirasi tersebut, karena itu memang kebutuhan masyarakat, memudahkan masyarakat dan juga memangkas jarak, “ ungkap Namar Naris kepada radar Bekasi, (4/10).

Masyarakat di kedua wilayah tersebut diketahui kerap melewati jembatan gantung yang terbuat dari kayu untuk membawa barang dagangannya baik dari arah kampung Ciangsana menuju pasar Kranggan maupun sebaliknya yakni dari Kranggan menuju kampung ciangsana.

Pembangunan jembatan dengan panjang 40 meter ini ditargetkan rampung  bulan Desember mendatang, setelah jembatan selesai dan siap dipergunakan diharapkan masyarakat akan semakin terbantu dan memudahkan untuk melintas diatas sungai Cikeas.

“Saya berpendapat itu untuk kemaslahatan masyarakat yang membawa dagangan baik dari kranggan ke cileungsi maupun dari cileungsi ke pasar kranggan, itu kan sangat membantu sekali dan saya berterimakasih, “ imbuh Namar. (sur)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close