Realtime

Januari-Agustus, 1.480 TKA Masuk Kabupaten Bekasi

Radarbekasi.id – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi mencatat jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk diwilayahnya sejak Januari sampai Agustus 2018 mencapai 1.480 orang. TKA asal Jepang paling mendominasi berjumlah 793 orang, disusul Korea Selatan 332 orang, dan Cina 101 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Edy Rochyadi mengatakan, Tenaga Kerja Asing (TKA) yang datang ke wilayahnya rata-rata untuk tenaga ahli di suatu perusahaan. Pihaknya tidak membatasi jumlahnya yang masuk, asalkan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja asing itu melakukan perencanaan dan melaporkan ke pemerintah pusat.

“Ijin perpanjangan tinggal meneruskan apa yang dikeluarkan dari pusat, tahun kedua perpanjang dilokasi kita, kalau dua lokasi seperti Bekasi-Karawang langsung ke Provinsi, dan kalau antar Provinsi perpanjangnya ke Pusat,” ucapnya, Senin (8/10).

Sementara itu, Kepala Sekai Penempatan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Murdiana menambahkan, data jumlah TKA bisa bertambah maupun menurun. Untuk penurunan, jelas dia, apabila ada pemutusan hubungan kerja (PHK), atau masa habis kontrak kerja.

“Terkait mencabut atau tidaknya itu TKA tersebut kewenangan imigrasi, kita hanya melaporkan saja, apabila ada pelanggaran,” ujarnya.

Murdiana menjelaskan, para TKA yang bekerja sebagai tenaga ahli di perusahaan, tidak diperbolehkan menjadi operator maupun yang lainnya. Sebab, itu akan mempersempit tenaga kerja lokal untuk bekerja di negaranya sendiri.

Namun, pihaknya tidak memungkiri masih ada TKA yang secara diam-diam menjadi pekerja kasar disebuah perusahaan karena adanya kebijakan bebas Visa yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

“Jadi tinggal pintar-pintar kita melakukan sidak, kalau larinya ke perusahaan. Sejauh ini kita melihat masih patuh, karena kita belum pernah menemukan walaupun banyak isu-isu yang beredar. Kebanyakan diluar, seperti kejadian di Jatimulya, Tambun Selatan, terlihat itu pekerja kasar, karena untuk mengukur orang Indonesia juga bisa,” tutupnya. (pra)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close