Berita Utama

Oknum Anggota DPRD Disebut ‘Main’ Proyek

Radarbekasi.id – Asosiasi Kontruksi Seluruh Daerah Indonesia (Aksdai) Kabupaten Bekasi menyebut ada sejumlah oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi bermain dalam proyek di lingkungan Pemkab Bekasi. Hal itu dinilai sudah menjadi rahasia umum.

Ketua Aksdai Kabupaten Bekasi, Budiarta mengatakan, pengusaha konstruksi professional yang tegabung dalam sejumlah asosiasi merasa terganggu dengan adanya hal tersebut. Padahal, kata dia, pada Undang-Undang (UU) Nomor 27 Tahun 2009  telah disampaikan bahwa MPR, DPR, DPD dan DPRD, anggota dewan dilarang bermain proyek.

“Kami selaku pengusaha dalam bidang kontruksi merasa prihatin dengan kondisi ini, semetara kita yang profesional dan punya perusahaan jadi penonton, karena saat mengajak kerjasama kegiatan dikatakan orang dinas sudah diambil anggota dewan,” katanya kepada Radar Bekasi, Senin (8/10).

“Sudah bukan rahasia umum lagi hal ini terjadi di Kabupaten Bekasi, namun memang sulit dalam pembuktiannya,” ujarnya.

Dengan adanya dugaan permainan tersebut, Budi meminta aparat penegak hukum untuk turun ke Kabupaten Bekasi untuk menindaklanjuti persoalan itu. “Kalau bisa KPK juga turun tangan. Penyidik jangan hanya melihat atau mendengar dari media tetapi harus mendalaminya juga. Masak sekelas Kota Malang bisa disini nggak bisa.” katanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Daris membantah hal tersebut. Ia mengatakan, sepengetahuannya tidak ada anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang bermain proyek.

“Memang beberapa anggota dewan yang ada, ada juga yang sebelumnya sebagai kontraktor. Tapi kalau saat ini tidak melihat ada yang bermain,  karena dewan tidak punya hak menggunakan anggaran,” katanya.

Dirinya menerima kritik tersebut. Namun, ia juga memahami bahwa anggota DPRD tidak diperkenankan untuk terlibat urusan proyek di Pemkab Bekasi. “Kalau ada yang menilai anggota dewan bermain proyek dan mengkritik ya nggak apa-apa, bagus itu namanya kritik membangun,” ucapnya. (and)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close