Berita Utama

BPJS Ketenagakerjaan Minta Masyarakat Waspadai Aplikasi Palsu

Radarbekasi.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meminta masyarakat untuk mewaspadai adanya aplikasi palsu yang mengatasnamakan lembaga tersebut.

“Kami meminta masyarakat Kota Bekasi agar berhati-hati terhadap aplikasi palsu yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Kota, Mariansah, kemarin.

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan telah banyak mengembangkan banyak kanal untuk memudahkan pelayanan dan penyampaian informasi. Seperti BPJSTKU yaitu  aplikasi mobile berbasis android untuk mempermudah peserta dalam melakukan pengecekan saldo Jaminan Hari Tua (JHT), proses klaim dan pendaftaran secara daring, dan layanan informasi lainnya.

“Kanal media sosial juga kami manfaatkan secara optimal. Bahkan, kami juga kerap mengirimkan informasi melalui surat elektronik atau pos-el resminya kepada peserta,” katanya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono, menambahkan banyaknya semua fasilitas teknologi dari BPJS Ketenagakerjaan banyak dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk hal-hal negatif.

“Sebagai contoh, banyak aplikasi palsu sejenis BPJSTKU di Google Playstore yang perlu diwaspadai,” ujarnya.

Terdapat beberapa aplikasi palsu yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan seperti Ku BPJS, Saldo JHT On Line, Iman Ethika dan lainnya. Selain itu juga marak akun sosmed yang menawarkan pelayanan pencairan JHT.

“Juga banyak pos-el beredar secara langsung ke masyarakat  dengan informasi yang menyesatkan dan mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan, dengan menggunakan alamat pos-el gratisan dari gmail, yahoo dan lainnya,” imbuhnya.

Sumarjono menegaskan, aplikasi, sosmed dan pos-el palsu diatas ditengarai sebagai salah satu modus penipuan untuk mencuri dan memanipulasi data.

“Masyarakat perlu waspada dengan aplikasi palsu, akun media sosial dan  pos-el yang tidak resmi diatas, karena sering meminta data pribadi sebagai dalih verifikasi bahkan meminta pembayaran sejumlah uang,” tegasnya.

Sumarjono menjelaskan kanal teknologi resmi untuk informasi dan layanan yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan diantaranya aplikasi mobile  BPJSTKU, laman : www.bpjsketenagakerjaan.go.id, contact center : 1500910, dan pos-el @bpjsketenagakerjaan.go.id.

Sementara, untuk sosial media facebook BPJS Ketenagakerjaan, instagram bpjs.ketenagakerjaan, twitter  @bpjstkinfo, dan youtube BPJS Ketenagakerjaan dan BPJSTK News.

“Kami harap masyarakat hanya menggunakan atau mempercayai informasi dari kanal resmi diatas.  Kami juga menghimbau agar segera menghubungi kanal resmi layanan BPJS Ketenagakerjaan bila ditemukan ada nya hal-hal yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan data pribadi peserta,” tukasnya. (oke)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close