Cikarang

PDAM TB Dituding Lakukan Gratifikasi

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi dituding memberikan uang sebesar Rp20 juta ke Pansus 29 DPRD Kabupaten Bekasi. Pansus tersebut diketahui membahas tentang penyertaan modal untuk perusahaan pelat merah itu.

Salah satu politikus di Kabupaten Bekasi yang enggan disebutkan namanya menuding, uang tersebut diberikan untuk memuluskan pembahasan Raperda Penyertaan Modal PDAM TB. Menurutnya, uang tersebut sengaja diberikan supaya penyertaan modal tersebut bisa turun pada tahun 2019 mendatang.

“Iya saya mendapatkan informasi anggota pansus penyertaan modal PDAM mendapatkan Rp20juta. Kalau tidak percaya suruh ajak sumpah Alqur’an saja  yang kunjungan kerja ke Bali belum lama ini,” katanya kepada Radar Bekasi, Selasa (9/10).

Dia menyatakan, penyertaan modal untuk perusahaan pelat merah itu tidak masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda). Sehingga, penyertaan modal itu terkesan dipaksakan.

“Penyertaan modal ini terlalu dipaksakan, anggaran yang bakal digelontorkan untuk PDAM cukup fantastis. Yakni Rp250 miliar, saya harap hal ini menjadi perhatian dari aparat hukum,” tuturnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim belum membenarkan atau membantah hal itu. Ia tidak merespon ketika dihubungi ke nomor gawainya oleh Radar Bekasi.

Sementara itu, Ketua Pansus 29 DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno menepis apabila pihaknya menerima uang terkait pembahasan penyertaan modal. “Saya ketua Pansus, info itu sangat tendensius. Kalau memang ada diinformasikan saja,” ujarnya.

Dirinya sangat meyakini tidak ada anggota Pansus 29 yang berjumlah 23 orang menerima gratifikasi. “Saya yakin tidak ada, dan dalam hal ini juga saya mengajak masyarakat untuk mengawasi kami,” ujarnya. (and)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Lihat Juga

Close
Close