Realtime

Empat Pengedar Narkoba Ditangkap, Segini Barang Buktinya

Radarbekasi.id – Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi menangkap empat pengedar narkoba jenis ganja dan sabu yang meresahkan masyarakat. Dari keempatnya, polisi mengamankan barang bukti berupa dua gram sabu dan 36,5 kilo gram ganja kering.

Kapolres Metro Bekasi Kombespol Candra Sukma Kumara menjelaskan, pengedar narkoba yang ditangkap berinisial S (32), AS (27), KAI (30), Ca (22) dan IAR (23).

Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa disekitar Jalan Toyo Giri, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, sering dijadikan tempat transaksi sabu dan ganja.

“Bermodalkan informasi tersebut, Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pelaku S, dengan barang bukti ditangan pelaku sabu dan ganja,” ujarnya saat ungkap kasus di Mapolres Metro Bekasi, Kamis (11/10).

Kemudian, lanjut dia, polisi melakukan pengembangan kerumah S di Gang Poncol RT04 RW05, Kelurahan Jatimulya. Dari pengembangan ini ditemukan bungkusan yang diduga ganja sebanyak 32 Kilo gram.

Menurutnya, berdasarkan keterangan pelaku, ganja tersebut diambil di PT Eka Sari Lorena Kantor Pusat Jakarta Jalan Pegangsan 2 No 6A Kelapa Gading Jakarta Utara, dengan jasa pengiriman barang yang dikendalikan oleh seorang bandar narkoba di Lapas Pasir Tanjung, Kabupaten Bekasi berinisial (ES).

“Penyidik langsung berkordinasi dengan petugas lapas, dan hasil dari interogasi bahwa ganja miliknya di dapatkan dari PD (DPO) di Lapas Raja Basa Lampung, dikirim melalui jasa pengiriman barang PT Eka Sari Lorena,” terangnya.

Sebagian dari barang tersebut, Candra menjelaskan, sudah dijual melalui kaki tangannya pelaku S alias Cakil sebanyak 11 kilo gram setelah terlebih dahulu dikendalikan oleh ES dari dalam Lapas. Lalu pelaku S menghubungi nomor gawai penyelidik yang menyamar sebagai pembeli.

“Petugas yang menyamar mengarahkan pelaku mengantar ganja dengan sistem ditempel di depan sekolah Ananda Duren Jaya Kota Bekasi (TKP 2), setelah itu pelaku S alias Cakil ditangkap, dan berhasil ditemukan 4 kilo gram, dan 0,5 kilo gram ganja ditemukan di dalam dashboard sepeda motor pelaku. Menurut keterangan pelaku, 7 kilo gram ganja lainnya sudah dijual ke RK (DPO),” paparnya.

“Keterangan pelaku dia menjual satu kilo gram ganja dengan harga Rp4 juta,” sambungnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1), (2) dan pasal 111 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009, dengan amcaman hukuman 10 tahun sampai dengan penjara semumur hidup dan denda maksimal Rp10 miliar. (pra).

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close