Berita Utama

GTK Belum Terima Gaji Selama Tiga Bulan

Radarbekasi.id – Gaji guru honorer di Kota Bekasi belum dibayarkan selama tiga bulan. Demikian hal itu disampaikan Kordinator Daerah Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kota Bekasi, Firmansyah.

Ia menjelaskan, gaji para guru honorer di Kota Bekasi yang jumlahnmya Rp3,8 juta belum diterima sejak bulan Agustus 2018 lalu.

“Kami belum gajian, dari bulan agustus sampai sekarang. Sedangkan katanya semua itu menunggu rapat paripurna, sedangkan rapat paripurna sudah sebulan yang lalu dan sekarang kami masih disruh menunggu karena belum dapat persetujuan dari dewan,” katanya kepada Radar Bekasi, Jumat (12/10).

“Itu yang jd pertanyaan saya, uang sudah ada kenapa ditahan – tahan, apakah itu uang ada apa sudah tidak ada dan kalau sudah ada percepat pencarian jangan kebanyakan alesan ini dan itu,” sambungnya.

Saat ini, menurut dia, Guru Tenaga Kontrak (GTK) sedang difitnah atas defisit anggaran disebabkan oleh GTK. Padahal, menurut dia, masih ada Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang diterima Pemkot Bekasi namun belum memiliki tempat kerja.

“Sedangkan dari 2015 sampai dengan sekrang masih ada TKK baru yang belum mengabdi dan tidak ada tempat kerjanya,” ungkapnya.

Dirinya memaparkan, anggaran GTK di Kota Bekasi seharusnya sudah ada. Karena, telah diambil dari dan BOSDA sebesar 40 persen untuk belanja pegawai dari bulan Januari sampai Desember 2018.

“Tapi masih saja dipersulit pencairannya, ada apa dengan uang tersebut, masih ada kah atau sudah tidak ada?,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie menjelaskan, gaji untuk GTK menunggu pengesahan APBD Perubahan tahun 2018 oleh DPRD Kota Bekasi.”Jadi dananya ada di (APBD) perubahan, tinggal tunggu ketetapan dari DPRD,” katanya. (neo)

Related Articles

Back to top button