Realtime

Pemberi Suap Bupati Neneng Pernah Terlibat Kasus yang Sama

Radarbekasi.id – Nama Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, ditetapkan sebagai salah satu tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap proses perizinan pembangunan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi. Dalam kasus ini, Billy disangka sebagai pemberi suap.

Salah satu penerima suap ialah Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Hasin. Kepala daerah dua periode itu bersama sejumlah anak buahnya diduga di janjikan sejumlah uang sebesar Rp13 miliar oleh Lippo Group untuk memperlancar proses perizinan. Namun baru Rp7 miliar diterima, mereka keburu dicokok lembaga anti rasuah dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT), Minggu (14/10).

Kasus ini bukanlah yang pertama kali membelit Billy. Pada 2009 dirinya juga pernah terlilit kasus suap terhadap anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Bahkan, sudah menjalani vonis atau sudah bebas.

“Salah satu pihak yang diduga sebagai pelaku dalam perkara ini adalah seorang yang pernah dijatuhi vonis bersalah dalam kasus suap terhadap Anggota KPPU, kasus di KPK juga,” ungkap Wakil Ketua KPK Laode Syarif dalam konferensi pers di kantornya, Senin malam (15/10).

Sekadar informasi, Billy Sindoro pada 2009 pernah divonis tiga tahun denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Billy dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan. Billy terbukti melakukan penyuapan kepada anggota KPPU, M Iqbal.

Keduanya tertangkap tangan di sebuah hotel di bilangan Jakarta Pusat saat transaksi suap dilakukan. Suap itu terkait monopoli PT Direct Vision yang menaungi Astro atas penayangan Liga Inggris. (oke/jpg)

Related Articles

Back to top button