Realtime

Antisipasi Praktik Korupsi, Otda Kemendagri Lakukan Ini

Radarbekasi.id – Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementrian Dalam Negeri akan melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya praktik korupsi yang sedang marak terjadi di sejumlah daerah.

“Ada tiga hal pembenahan yang akan kita lakukan untuk mengurangi kasus korupsi,” kata Dirjen Otda Kemendagri, Soni Sumarsono, usai memberikan masukan pada rapat dinas di Gedung Wibawamukti, Kabupaten Bekasi, Jumat (29/10).

Yang pertama, akan melakukan pembenahan sistem dengan mengharuskan setiap daerah untuk menerapkan perencanaan elektronik (e-planning), dan penggangaran elektronik (e-budgeting). Termasuk, sistem pendampingan disetiap kegiatan daerah.

“Jadi yang pertama melakukan pembenahan sistem namanya, kita mengarah pada penggunaan teknologi informasi,” kata Soni.

Lalu yang kedua, dengan melakukan perampingan organisasi di lingkungan pemerintah daerah. Termasuk, juga menciptakan budaya organisasi dengan berbagai macam pakta integritas dengan penguatan fungsi pengawasan.

“Kedua kita akan lakukan perbaikan organisasi, dan menciptakan budaya organisasi, seperti penguatan control fungsi pengawasan,” jelasnya.

Dan yang ketiga, akan merubah perilaku individu kepemimpinan dengan melakukan pembinaan karakter.

“Ketiga ini mengenai perilaku individu kepemimpinan, kita akan berikan langkah-langkah pembinaan karakter. Tiga hal itu yang akan kita perbaiki, sehingga ada integritas yang baik,” tukasnya.

Soni menambahkan, dipelayanan perizinan misalnya, antisipasi praktik korupsi bisa dilakukan dengan transparansi melalui pelayanan berbasis teknologi digital. Dengan cara ini, pelayanan akan lebih efektif dan efisien serta dapat dikontrol oleh masyarakat yang melakukan pengurusan perizinan.

“Saya kira lebih mudah, yang seharusnya satu bulan, bisa satu minggu, yang sebelumnya satu minggu bisa dua hari, jadi makin pendek makin baik, makin transparan makin baik, itu saja,” tukasnya. (pra)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close